Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Penampilan Atraksi Wisata, Turut Andil dalam Pemberdayaan Pemuda di Sungai Janiah Baso Agam

Penampilan Atraksi Wisata, Turut Andil dalam Pemberdayaan Pemuda di Sungai Janiah Baso Agam
Penampilan Atraksi Wisata, Turut Andil dalam Pemberdayaan Pemuda di Sungai Janiah Baso Agam.
Jum'at, 01 November 2019 14:40 WIB
AGAM -Pemuda merupakan ujung tombak pembangunan di tengah masyarakat, peranan pemuda untuk ikut andil dalam upaya pengembangan kawasan destinasi wisata di tempat mereka tumbuh, tentu menjadi sebuah keniscayaan. Pemuda yang terdiri dari anak-anak, remaja dan dewasa paruh baya yang tergabung dalam sanggar seni Ikan Sakti yang sudah dibentuk oleh tim pengabdi Universitas Negeri Padang (UNP) tahun 2018 lalu, di kawasan Objek Wisata Ikan Sakti, Jorong Sungai Janiah, Kanagarian Tabek Gadang, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam ini, terus giat berlatih dan mengembangkan diri dengan melestarikan nilai - nilai tradisi yang sudah turun temurun dari generasi terdahulu. Tentu saja, kegiatan itu diharapkan mampu sebagai magnet tersendiri untuk menyedot pengunjung untuk hadir ke Objek Wisata Ikan Sakti.

Ketua pemuda yang sekaligus Ketua Sanggar Seni Ikan Sakti, Syahril mengemukakan, terlibatnya pemuda dalam kegiatan positif seperti di sanggar seni dapat memberikan manfaat untuk kemajuan pemuda dan masyarakat umumnya, dan tentunya akan menghindarkan pemuda dari hal - hal yang berkonotasi negatif, seperti masalah penyakit masyarakat yang marak terjadi saat ini, tukasnya.

Program Kemitraan Masyarakat UNP tahun 2019, yang diketuai oleh Syukhri, S.T, M.CIO berupaya memaksimalkan pemberdayaan pemuda untuk pengembangan seni dan budaya, dengan mengelar kegiatan atraksi wisata ikan sakti sungai Janiah. Hal itu juga disambut baik oleh masyarakat setempat, karena sesuai dengan harapan mereka sejak lama. Kegiatan seperti ini sekaligus untuk menanamkan kembali nilai kearifan lokal budaya bangsa, khususnya budaya Minangkabau, yang telah mulai tergerus dan terkontaminasi oleh pesatnya kemajuan era globalisasi saat ini, ucapnya.

Beberapa kegiatan yang telah dilakukan adalah, pelatihan manajemen kelompok, latihan Tari Tradisional Minangkabau dan Kesenian Tambua Tansa. Implementasi kegiatan tersebut juga sudah terwujud pada momen - momen tertentu, seperti saat memeriahkan acara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustusan, dan Pengangkatan Penghulu Adat. Selain itu, sanggar seni ini juga berpartisipasi aktif mengikuti festival Tambua Tansa di berbagai iven yang digelar di Sumatera Barat.

Sementara itu, untuk kegiatan pelatihan tentang manajemen kelompok dengan narasumber Dr. Yuliana, juga menuturkan, sasaran utama kegiatannya adalah untuk menggugah semangat pemuda untuk aktif berkarya dan berbuat lebih untuk kehidupan yang lebih baik darivwaktu sebelumnya. Hal ini terlihat dengan antusiasnya pemuda setempat dalam mengikuti semua kegiatan yang dilaksanakan, termasuk di acara Pengangkatan Penghulu Adat dan Festival Tambua Tansa, terangnya.

Ketua tim pengabdi, Syukhri, S.T, M.CIO, juga turut memotivasi pemuda dalam acara pelatihan yang telah dilaksanakan. Pemuda sebagai pewaris bangsa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan yang datang dengan sebaik - baiknya. Apabila pemuda berdaya, maka akan dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. Karena, pemuda adalah tulang punggung kemajuan semua bangsa di dunia. Sebab, generasi muda memiliki intuisi dan kemampuan berinovasi dan berkreativitas untuk memgembangkan ekonomi bangsa ke arah yang semakin baik , imbuhnya.(**)

Editor : Jontra
Kategori : Ragam

Loading...
www www