Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
Hukum
19 jam yang lalu
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
2
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
Peristiwa
18 jam yang lalu
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
3
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
Nasional
16 jam yang lalu
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
4
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
Peristiwa
15 jam yang lalu
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
5
Kejagung Punya Cukup Alat Bukti Tetapkan Jaksa Pinangki Sebagai Tersangka
Nasional
18 jam yang lalu
Kejagung Punya Cukup Alat Bukti Tetapkan Jaksa Pinangki Sebagai Tersangka
6
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
Nasional
16 jam yang lalu
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Saksi Prabowo-Sandi dari Unsur TNI Tak Bisa Hadir ke MK karena Dipanggil Provost

Saksi Prabowo-Sandi dari Unsur TNI Tak Bisa Hadir ke MK karena Dipanggil Provost
Ketua tim kuasa hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Bambang Widjojanto. (kumparan.com)
Rabu, 19 Juni 2019 17:12 WIB
JAKARTA - Sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (19/6), memasuki pemeriksaan saksi dan ahli dari kubu Prabowo-Sandi.

Dikutip dari kumparan.com, tim hukum Prabowo-Sandi, sedianya menghadirkan saksi dari unsur TNI, namun saksi tersebut gagal dihadirkan ke MK karena dipanggil Provost.

''Saya dengar malah dia (saksi kami) dipanggil aparat militer (Provost). Makanya saya mau klarifikasi, baru mau kita ajukan tapi sudah dipanggil. Enggak tahu program apa provost,'' kata Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW), sebelum sidang di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (19/6).

Dalam sidang sebelumnya pada Selasa (18/6), BW mengungkap saksi dari penegak hukum itu hanya ingin hadir jika diundang langsung MK.

BW mengatakan ada surat yang sudah disiapkan agar MK mengundang penegak hukum tersebut secara langsung, bukan karena dihadirkan oleh tim Prabowo-Sandi. ''Kalau ada perintah MK untuk bisa hadir, maka dia akan hadir,'' tuturnya.

Namun hakim MK Suhartoyo menjelaskan, menghadirkan saksi bukanlah kewenangan MK. Sehingga MK tidak memenuhi permintaan itu.

''Prinsipnya saksi apapun yang diajukan adalah itu para pihak. Jadi mahkamah sekali lagi dengan dengan argumentasi itu jangan sampai ada yang merasa keberpihakan,'' terang Suhartoyo.***

Editor : hasan b
Sumber : kumparan.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www