Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Usung 'Sumangaik Baru', Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
Politik
20 jam yang lalu
Usung Sumangaik Baru, Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
2
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
Pasaman Barat
20 jam yang lalu
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
3
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
21 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
4
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
20 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
5
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
GoNews Group
7 jam yang lalu
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
6
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
Politik
9 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Abaikan Permintaan China, Malaysia Bebaskan 11 Muslim Uighur dan Terbangkan ke Turki

Abaikan Permintaan China, Malaysia Bebaskan 11 Muslim Uighur dan Terbangkan ke Turki
Muslim Uighur. (nu.or.id)
Senin, 15 Oktober 2018 17:51 WIB
KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia mengabaikan permintaan China untuk mengekstradisi sebelas orang Muslim Uighur yang masuk ke Malaysia setelah kabur dari penjara di Thailand. Malaysia memutuskan membebaskan kesebelas Muslim Uighur tersebut karena mereka dinilai tidak melakukan kesalahan.

''Mereka tidak berbuat salah di negara ini, jadi mereka dibebaskan,'' kata PM Mahathir dalam komentar singkat kepada wartawan di parlemen Malaysia di Putrajaya, sebagaimana dilansir South China Morning Post pada Senin (15/10/2018).

Banyak pengamat memperkirakan langkah Malaysia kemungkinan akan membebani hubungan Malaysia dengan China, yang sempat bersitegang dengan Mahathir Mohamad kala membatalkan proyek investasi Negeri Tirai Bambu senilai lebih dari US$ 20 miliar, sesaat setelah kemenangannya dalam Pemilu tahun ini.

China yang telah meminta ekstradisi sejak dua bulan terakhir, mengatakan dengan tegas pada Jumat 12 Oktober, pihaknya menentang keputusan Malaysia untuk membebaskan 11 orang muslim Uighur dan membiarkan mereka terbang ke Turki.

Jaksa di Malaysia menetapkan putusan hukuman terhadap kelompok Uighur itu atas dasar kemanusiaan, kata pengacara mereka.

Kesebelas Muslim Uighur ditahan dan didakwa karena secara ilegal memasuki Malaysia, setelah sebelumnya kabur dari penjara di Thailand pada November lalu.

Mereka dikabarkan melarikan diri pada November dengan menjebol tembok penjara dan menggunakan selimut untuk turun.***

Editor : hasan b
Sumber : liputan6.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www