Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Awalnya Nantang Netizen, Kini Denny Siregar Nuntut Telkomsel gegara Data Pribadinya Tersebar
Politik
18 jam yang lalu
Awalnya Nantang Netizen, Kini Denny Siregar Nuntut Telkomsel gegara Data Pribadinya Tersebar
2
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
GoNews Group
9 jam yang lalu
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
3
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
4
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
18 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
5
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
18 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
6
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
GoNews Group
15 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Bocah 7 Tahun Ini Donorkan Jantung, Ginjal dan Hatinya kepada 3 Orang

Bocah 7 Tahun Ini Donorkan Jantung, Ginjal dan Hatinya kepada 3 Orang
(liputan6.com)
Selasa, 02 Februari 2016 12:40 WIB
JAKARTA - Di negara lain, keinginan mendonorkan organ tubuh untuk membantu orang lain merupakan hal lazim. Namun kali ini, ada seorang bocah berusia 7 tahun yang sangat ingin mendonorkan organnya bagi mereka yang membutuhkan.

Seperti yang dikisahkan Indiatimes, Selasa (2/2/2016), Deeyan -- nama bocah tersebut -- mengalami kematian otak dan berada pada kondisi yang kritis. Di tengah kesedihan itu, Deeyan mengatakan ingin menjadi donor. Dia bahkan bersedia menyumbangkan jantung, ginjal, dan hatinya.

Ginjal Deeyan telah diberikan kepada anak usia 11 dan 15 tahun di RS Jaslok, India. Levernya telah ditransplantasikan kepada seorang pria berusia 31 tahun di RS Jupiter, India.

"Kejadian ini sangat langka. Dan lagi, organnya cocok dengan usia dan berat badan pasien lain," kata Dr Vijay Agrawal, yang melakukan operasi.

Sebelumnya, Deeyan bersama orangtua dan adiknya yang berusia sembilan tahun tiba di India sekembali dari Sidney pada 22 Januari. Saat itu, Deeyan mengeluh sakit kepala dan orangtuanya membawa dia ke Rumah Sakit Nanavati. Kemudian dokter menemukan ada gumpalan darah di otaknya.

Karena fasilitas yang kurang memadai, Deeyan dirujuk ke Rumah Sakit Hinduja PD Mahim untuk melakukan operasi pada 27 Januari lalu. Namun Tuhan berkehendak lain, Deeyan dinyatakan meninggal setelah mengalami sleep apnea dua kali dan menyatakan ingin menyumbangkan organnya. ***

Editor : sanbas
Sumber : liputan6.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www