Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
Nasional
20 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
2
Tuntut Denny Siregar Diadili, Ribuan Massa Forum Mujahid Gelar Aksi Bela Santri
GoNews Group
9 jam yang lalu
Tuntut Denny Siregar Diadili, Ribuan Massa Forum Mujahid Gelar Aksi Bela Santri
3
Forum Mujahid Pastikan Denny Siregar Ketemu Batunya di Tasikmalaya
GoNews Group
9 jam yang lalu
Forum Mujahid Pastikan Denny Siregar Ketemu Batunya di Tasikmalaya
4
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
GoNews Group
22 jam yang lalu
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
5
Bahas RUU HIP, Try Sutrisno dan Purnawirawan TNI Akan Temui Pimpinan MPR Hari Ini
Politik
11 jam yang lalu
Bahas RUU HIP, Try Sutrisno dan Purnawirawan TNI Akan Temui Pimpinan MPR Hari Ini
6
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
GoNews Group
11 jam yang lalu
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

6 Transaksi Keuangan Modern Ini Tergolong Riba dan Tidak Halal, Termasuk Asuransi

6 Transaksi Keuangan Modern Ini Tergolong Riba dan Tidak Halal, Termasuk Asuransi
Ilustrasi. (int)
Senin, 01 Februari 2016 19:06 WIB
JAKARTA - Di tengah ekonomi yang semakin berkembang, beragam produk investasi banyak ditawarkan di tengah masyaraat. Namun perkembangan ini juga diikuti dengan tumbuhnya beragam produk riba.

Perencana Keuangan Ahmad Gozali seperti dikutip dari LAZ Al Azhar Peduli Ummat, menjelaskan orang pemakan riba ibarat orang gila kesetanan.

Penjelasan ini mengutip penjelasan Alquran Surat ayat 275. Surat itu menegangkan, "Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba."

Menurut Gozali, 6 contoh riba dan transaksi tidak halal dalam produk keuangan modern yang beredar saat ini muncul dalam bentuk kredit bank, tabungan/deposito bank, asuransi, penjualan ijon, saham dan pertukaran uang/emas.

Gozali mengimbau, agar masyaraat muslim mulai memberikan pilihan pada produk halal seperti reksadana syariah, bank syariah, BPR Syariah, asuransi syariah, toko emas dan listing properti.

"Jika ada kebiasaan praktek riba yang sudah terlanjur berkembang di masyarakat, maka jangan dibenarkan. Ubah dan ganti ke sistem yang syar’i karena Allah sangat memurkai riba," katanya.

Sementara Direktur Eksekutif LAZ APU, Sigit Iko Sugondo, mengajak umat Islam agar meninggalkan riba dan meningkat sedekah. Seraya mengingatkan jika estafet kemisinan saat ini sudah mulai menjalar di tanah air.

"Ekonomi Islam harus menjadi solusi karena estafet kemiskinan harus dihentikan. Akidah dibangun, ukhuwah dikuatkan baru kemudian muamalah dijalankan," katanya.***

Editor : sanbas
Sumber : dream.co.id
Kategori : Ragam

Loading...
www www