Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ratusan Tanda Gambar Calon Walikota-Wakil Walikota Dicopot Satpol PP

Ratusan Tanda Gambar Calon Walikota-Wakil Walikota Dicopot Satpol PP
SATPOL PP Panjat Pohon Pelindung Demi Turunkan Spanduk
Jum'at, 21 Oktober 2016 18:39 WIB
Penulis: Bayu De Nura

PAYAKUMBUH—Tim Sapol PP Payakumbuh, copot ratusan tanda gambar pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh yang terpajang di pohon-pohon pelindung, sejak Senin (17/10)  hingga beberapa hari ke depan. Tidak hanya gambar pasangan calon, tapi juga gambar-gambar lainnya, yang dinilai merusak pertumbuhan pohon tersebut.

Kasatpol PP Payakumbuh Fauzi Firdaus, SP, kepada GoSumbar di Payakumbuh, Jumat (21/10), mengatakan, pihaknya sudah diberi izin pimpinan untuk menurunkan seluruh tanda gambar pasangan calon itu. “Tidak ada pilih kasih dalam menurunkan atribut itu, siapa pun pemiliknya, tetap kami turunkan. Dan Walikota Riza Falepi sudah memerintahkan Saya untuk itu,” tegas Fauzi.

Menurut Fauzi Firdaus, sejak sebulan terakhir, nyaris semua pohon pelindung di pinggir jalan dalam kota Payakumbuh, bergantungan tanda gambar pasangan calon kepala daerah. Begitu juga atribut atau reklame dari sejumlah yayasan pendidikan dan perusahaan swasta. Pemasangan dimaksud, dilakukan tanpa meminta izin kepada pemko atau SKPD terkait. “Jika meminta izin, sudah jelas tak diberikan, karena pohon pelindung tidak boleh dirusak dengan paku,” ungkap Fauzi.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Payakumbuh Prima Yanuarita, SH, ketika dihubungi, membenarkan, jika pohon-pohon pelindung yang ada dipinggir jalan, sudah banyak yang dipaku, dengan menempelkan tanda gambar pasangan calon kepala daerah dan gambar atau iklan lainnya. Padahal, sesuai Peraturan Walikota Payakumbuh, pohon pelindung tidak boleh dipakai untuk memasang tanda gambar atau atribut lainnya. Termasuk memasang spanduk.

Pohon pelindung yang dipaku, katanya, akan merusak struktur pohon tersebut. Dampaknya, batang pohon dimaksud akan membusuk dan lapuk. Dikhawatirkan, jika angin kencang akan membuat pohon tersebut patah atau tumbang, sehingga mengancam keselamatan pemakai jalan atau rumah penduduk, ujarnya.***

Editor:M Siebert
Kategori:Payakumbuh, GoNews Group, Politik
wwwwww