Home  /  Berita  /  Pendidikan
Dibangun Dengan Total Dana Rp14.823.708.500

Irwan Prayitno Resmikan Gedeng SMAN 5 dan SMKN 4 Payakumbuh

Irwan Prayitno Resmikan Gedeng SMAN 5 dan SMKN 4 Payakumbuh
Gubernur Irwan Prayitno Resmikan SMAN 5 Dan SMKN IT Payakumbuh
Jum'at, 21 Oktober 2016 18:43 WIB
Penulis: Bayu De Nura

PAYAKUMBUH--Dua gedung sekolah menengah atas, SMAN 5 dan SMKN 4 (IT) Payakumbuh, yang dibangun dengan total nilai dana Rp14.823.708.500, diresmikan Gubernur Sumatera Barat H. Irwan Prayitno bersama Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, dalam acara berbeda di kedua sekolah tersebut, Selasa (18/10).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sekaligus pemukulan gong oleh Gubernur Irwan Prayitno didampingi Walikota Riza Falepi, Wakil Walikota Suwandel Muchtar, Ketua DPRD YB Dt. Parmato Alam, Wakil Ketua DPRD Suparman, dan Forkompimda. Dilanjutkan dengan pemencetan sirine dan pelepasan balon oleh Walikota Riza Falepi, Wakil Walikota Suwandel Muchtar dan Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam.

Pada kesempatan itu, Gubernur Irwan Prayitno juga melakukan peletakan batu pertama Aula SMA 5 dan Mushalla SMKN IT.

SMAN 5 Payakumbuh yang dirancang pemko sebagai sekolah terpadu atau boarding school, terletak di atas tanah lebih kurang 1,5 hektar,  di kawasan Tangah Padang, Kelurahan Balai Panjang, Kecamatan Payakumbuh Selatan.  Mulai dibangun sejak 2014, setelah tanahnya dibebaskan pemko dengan dana APBD sebesar Rp1,7 M.

Secara bertahap, SMAN 5 terus dilengkapi pemko prasarana dan sarananya, melalui bantuan dana dari APBN,  APBD provinsi dan APBD Payakumbuh. Total dana yang masuk ke SMAN 5 berjumlah Rp.9.566.837.500 Saat ini, SMAN 5 yang sudah dipagar permanen itu, telah memiliki  15 ruang kelas, 2 laboratarium, ruang kepsek, ruang majelis guru, asrama laki-laki dan perempuan, rumah jaga asrama dan ruang makan. Sekolah ini juga dilengkapi prasarana air bersih dan lapangan upacara.

Sementara, SMKN 4 yang merupakan satu-satunya sekolah Teknologi Informasi di Payakumbuh, terletak di kawasan Kelurahan Parik Muko Aia, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori. Gedung yang berada di atas lahan seluas lebih kurang 2 hektar itu, telah menghabiskan dana Rp5.256.871.000.

Mulai dibangun tahun 2015, sekolah ini, baru memiliki 10 ruang belajar, 2 laboratarium, ruang majelis guru dan ruang kepsek. Sekolah ini masih membutuhkan tambahan fasilitas lainnya untuk menunjang proses belajar dan mengajar, termasuk pagar lingkungan sekolah.

Sementara itu, untuk akses  menuju SMKN 4 ini, pemko telah membangun jalan baru ke lokasi sekolah. Sehingga, akses jalan menuju sekolah dan antar lingkungan di Parik Muko Air, tampak sudah beraspal hotmix. Warga setempat, sangat senang sekali dengan penempatan SMKN 4 itu di Parik Muko Aia.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi berharap, kedua sekolah tersebut dapat menjadi sekolah unggulan di kota Payakumbuh dan propinsi Sumatera Barat. Meskipun kewenangan pengelolaan SMA dan SMK per Januari 2017 berada di tangan propinsi, Pemko Payakumbuh menyatakan siap bekerjasama dengan propinsi untuk memajukan pendidikan di Payakumbuh dan Sumatera Barat.

“Kami siap bekerjasama dengan propinsi untuk kemajuan pendidikan kota Payakumbuh dan Sumatera Barat ke depan. Meski menjadi milik propinsi karena urusan kongruen yang sudah di atur Undang-Undang, sekolah ini tetap berada di Payakumbuh dan diperuntukkan bagi anak-anak kemenakan kami di Payakumbuh,” ujar Riza.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sangat mengapresiasi keinginan Pemko Payakumbuh mewujudkan sekolah unggulan. Menurutnya, percuma membangun sekolah jika tidak ada niat menjadi yang terbaik. Terbaik tidak saja dari segi kepintaran, tetapi juga dari sikap dan perbuatan. “Percuma pintar, kalau anak tidak sopan, orang tua dilawan. Pendidikan terbaik itu harus selamat dunia dan akhirat. Pendidikan berkarakter, itulah yag harus diterapkan,”tutur Gubernur.

Gubernur juga berpesan kepada Pemko Payakumbuh dan seluruh elemen masyarakatnya untuk tetap semangat membantu memajukan pendidikan di kota Payakumbuh, terutama bagi SMA dan SMK yang kewenangannya berpindah ke propinsi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. “Jangan lepas tangan. Tetap semangat, membantu, bersama-sama untuk kesuksesan anak kemenakan kita,”harap Gubernur.

Editor:M Siebert
Kategori:Pendidikan, GoNews Group, Payakumbuh
wwwwww