Wabup Minta Korpri Limapuluh Kota Dihidupkan Lagi

Wabup Minta Korpri Limapuluh Kota Dihidupkan Lagi
Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan menchek jumlah kehadiran setiap unit kerja dan SKPD,didampingi Kepala BKD Indra Nazwar dan Inspektur Kasman Kasim .(humas)
Senin, 18 April 2016 22:27 WIB
Penulis: Trinanda

LIMAPULUH KOTA--Dinilai mati suri, Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Limapuluh Kota disorot Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan. Ia meminta organisasi yang beranggotakan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu segera dihidupkan kembali.

            “Bagaimana mungkin bisa Korpri di kabupaten ini bisa memperjuangkan nasib anggotanya kalau organisasi itu sendiri mati suri. Untuk ini kita minta bulan depan Korpri itu sudah hidup dan aktif kembali,” ungkap Ferizal ketika menyampaikan arahannya pada apel akbar pegawai di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota di GOR Singa Harau, Senin (18/4).

            Ia berharap, kedepan Korpri di daerah ini bisa berkiprah dan melaksanakan pengabdian, baik selaku abdi negara dan pelayan masyarakat, sehingga organisasi ini mampu memberi manfaat  tidak saja untuk peningkatan kesejarahteraan anggota. Tak kalah pentingnya, ASN yang tergabung di dalam organisasi ini mampu meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, serta menjadi motor penggerak  dalam percepatan reformasi birokrasi menuju terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel.

“Kita berharap Korpri di kabupaten ini  ada dan bisa memperjuangkan nasib anggotanya, Untuk mewujudkan harapan ini tentunya organisasi sudah mati suri itu harus dihidupkan lagi,” ucap Ferizal.

            “Korpri di kabupaten ini  yang semestinya bisa diharapkan untuk memperjuangkan nasib anggotanya, namun kenyataannya organisasi itu sudah lama mati suri,” sesal Ferizal.

            Lebih lanjut putera Lareh Sago Halaban itu menginginkan Korpri ini sudah aktif lagi bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2016 mendatang. Sebab, keberadaan organisasi ini bukan untuk kepentingan pribadi seseorang, melainkan untuk kepentingan Limapuluh Kota.

            “Paling tidak dalam rangka Hari Pendidikan Nasional pada tangal 2 Mei mendatang kita hikmati dengan pendirian dan cerianya Korpri di Limapuluh Kota,” papar Ferizal.

            Sebelumnya dalam kesempatan itu Wabup Ferizal juga menyentil kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB) para pegawai dan pejabat peserta apel gabungan tersebut. Untuk pemantapan dan peningkatan disiplin, ia menyebut perlunya pelatihan ulang PBB bagi para abdi Negara ini.

            “Menyimak masih adanya pegawai yang belum memiliki kemampuan PBB yang memadai, kita harapkan Satpol PP dan BKD bisa membuat program pelatihan PBB bagi seluruh pegawai di daerah ini. Pelatihan itu mungkin saja dilaksanakan pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu,” papar Ferizal.

            Agar pelatihan baris berbaris ini lebih baik lagi, lanjut Ferizal, bila perlu melibatkan instruktur dari TNI dan Polri. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi salahsatu bagian upaya revolusi mental.

            “Revolusi mental itu harus diawali dengan mental disiplin dan etos kerja untuk berikutnya diharapkan adanya peningkatan kinerja,” ucap Ferizal.

Lebih jauh dijelaskan, untuk melancarkan pelaksanaan tugas dan kewenangan di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota, ke depan akan ada penunjukan agen-agen perubahan atau agen-agen revolusi mental di setiap SKPD yang langsung betanggungjawab terhadap bupati. Kebijakan itu nantinya diharapkan dapat meningkatkan etos kerja, kedisiplin  dan semangat kerja pegawai.

“Kita akan mengeluarkan kebijakan tentang agen perubahan dan revolusi mental itu dengan harapan adanya peningkatan etos kerja, kedisiplinan  dan semangat kerja termasuk memikirkan kesejahteraan seluruh pegawai di daerah ini,” tutur Ferizal.

Dalam kesempatan itu Wabup juga melakukan pemeriksaan pasukan ribuan pegawai dan pejabat yang mengikuti apel pagi tersebut. ***

Editor : M.Siebert
Kategori : Pemerintahan, GoNews Group, Limapuluh Kota

Loading...
www www