Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
GoNews Group
23 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
2
Pilkada 2020, Tito Tunjuk 4 Pejabat jadi Pjs. Gubernur
GoNews Group
20 jam yang lalu
Pilkada 2020, Tito Tunjuk 4 Pejabat jadi Pjs. Gubernur
3
Anggota Dewan Bermesraan dengan Istri Saat Rapat Virtual Bahas Anggaran, Begini Kejadiannya
Internasional
20 jam yang lalu
Anggota Dewan Bermesraan dengan Istri Saat Rapat Virtual Bahas Anggaran, Begini Kejadiannya
4
RSO Dan Mimi Irawan Berharap Rudy Hartono Cepat Sembuh
GoNews Group
20 jam yang lalu
RSO Dan Mimi Irawan Berharap Rudy Hartono Cepat Sembuh
5
HNW: Pencabutan Klaster Pendidikan Bukti RUU Ciptaker Bermasalah
Pemerintahan
21 jam yang lalu
HNW: Pencabutan Klaster Pendidikan Bukti RUU Ciptaker Bermasalah
6
TPS Keliling Riskan Kecurangan, DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang
GoNews Group
22 jam yang lalu
TPS Keliling Riskan Kecurangan, DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang
Home  /  Berita  /  Politik

Tahapan Pilkada Segera Dimulai, Gus Jazil: Calon Kepala Daerah harus Patuh Protokol Kesehatan

Tahapan Pilkada Segera Dimulai, Gus Jazil: Calon Kepala Daerah harus Patuh Protokol Kesehatan
Sabtu, 29 Agustus 2020 22:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 hingga saat ini belum bisa diatasi dan dikendalikan penularannya. Pandemi yang terjadi telah menggangu seluruh proses kehidupan masyarakat termasuk pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, di tengah-tengah acara HUT MPR ke-75, Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, 29 Agustus 2020, kepada wartawan mengatakan pekan depan tahapan Pilkada sudah mulai masuk pada tahap pendaftaran calon kepala daerah. 

"Jadi proses Pilkada sudah berjalan," ujarnya.

Dirinya gembira proses demokratisasi berjalan di daerah mulai dari kabupaten, kota, hingga provinsi.

Namun, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu ketar-ketir alias khawatir dengan semakin tingginya angka penularan Covid-19.

"Angka penularan merangkak naik atau semakin tinggi. Klaster baru bermunculan," tambahnya. 

Di Bekasi, Jawa Barat, pada 27 Agustus 2020, muncul klaster baru Covid-19 di Kawasan Industri Cikarang. Tujuh puluh satu karyawan salah satu industri otomotif positif Covid-19.

Akibat yang demikian di berapa kota dan daerah melakukan kembali pengetatan aktivitas masyarakat.

Di Jakarta, PSBB transisi diperpanjang. Sementara di Kota Bogor, Jawa Barat, diberlakukan jam malam. Apa yang terjadi itu menurut Jazilul Fawaid sebagai sesuatu yang mengancam kesehatan masyarakat.

Bila penularan Covid-19 masih tinggi, pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu khawatir pada perkembangan hari-hari berikutnya.

"Saya khawatir pada Pelaksanaan Pilkada pada bulan Desember bila penularan belum turun," tuturnya.

Dirinya menyebut Pilkada yang digelar di tengah pandemi perlu kajian lebih komprehensif memastikan Pilkada dapat terlaksana pada 9 Desember.

Menurut pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu dalam suasana yang normal, sejak proses pendaftaran calon kepala daerah, sudah terjadi keramaian dan kerumunan massa yang jumlahnya hingga ratusan orang.

"Saat calon yang diusung dan didaftarkan ke KPUD, tim sukses sudah menggelar keramaian seperti karnaval dan iring-iringan budaya daerah dan musik," ungkapnya.

Jika Pilkada dilakukan dalam suasana pandemi, Jazilul Fawaid khawatir klaster baru Covid-19 muncul.

Untuk itu dirinya menegaskan dalam setiap tahapan Pilkada, agar seluruh tahapan dibarengi dan dikawal dengan protokol kesehatan yang ketat. Harus disediakan fasilitas kesehatan sesuai dengan standar yang ada.

Tak hanya itu, calon kepala daerah dan tim sukses, tidak hanya berkampanye atas program-programnya namun juga terus mengingatkan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dan menjalankan kehidupan yang sehat.

"Calon kepala daerah juga harus mendorong kepada masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan sehingga semuanya tetap sehat hingga selepas Pilkada dan seterusnya," tandas Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu.

Terpenting menurut Gus Jazil yaitu adanya penghitungan secara tepat agar partisipasi masyarakat tetap optimal. "Pilkada Pesta  Demokrasi, Partisipasi Rakyat Harus Diutamakan," pungkasnya.***


wwwwww