Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
2
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
3
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
20 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
4
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
5
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
GoNews Group
11 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
6
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Home  /  Berita  /  Politik

Hari Ini, Poros Basamo Deklarasikan Yemmelia - Sadri MK Maju di Pilkada Bukittinggi

Hari Ini, Poros Basamo Deklarasikan Yemmelia - Sadri MK Maju di Pilkada Bukittinggi
Poros Basamo Deklarasikan pasangan Bacawako dan Bacawawako Yemmelia - Sadri MK Maju di Pilkada Bukittinggi 2020, Jumat 17 Juli 2020.
Jum'at, 17 Juli 2020 22:25 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI – Ajang Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bukittinggi Desember 2020 mendatang sudah diambang pintu. Warga Bukittinggi sudah mulai membincangkan siapa yang akan mereka pilih untuk menjadi pemimpin kota dengan ikon Jam Gadang ini selama lima tahun ke depan. Pasangan Bakal Calon (Bacalon) Walikota Wakil Walikota Hj Yemmelia, SE, M.S.i dan H. Sadri, MK mendeklarasikan diri maju untuk bertarung pada Pilkada Bukittinggi, Jumat 17 Juli 2020.

Deklarasi pasangan yang menamakan diri dengan "Poros Basamo" yang mengusung tagline YES (Yemmelia - Sadri) itu disampaikan dihadapan para jurnalis dan ratusan pendukung pasangan YES di Sederhana Resto Bukittinggi.

Dalam kesempatan itu Yemmelia menyatakan keseriusannya untuk maju menjadi Walikota Bukittinggi. Yemmelia menjawab semua keraguan yang santer dibincangkan tentang dirinya selama beberapa waktu belakangan ini. Meskipun secara kekeluargaan dirinya masih memiliki unsur kekerabatan ataupun keluarga dengan Calon Walikota dari Petahana.

“Saya menyatakan sangat serius untuk maju menjadi bakal calon Walikota Bukittinggi. Dan hubungan kekerabatan saya dengan keluarga petahana tidak akan menjadi masalah, karena ini adalah ranah politik,” ungkap mantan kepala Bidang Budaya di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Banten yang juga Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Provinsi Banten.

Yemmelia yang sudah berpengalaman di birokrasi Propinsi Banten selama puluhan tahun ini akhirnya merasa sangat cocok berpasangan dengan H. Sadri MK yang berlatar belakang pengusaha di bidang properti, ucap Yemmelia.

Sementara Sadri MK menjelaskan, pasangan mereka menurut rencana jika tidak ada halangan akan diusung oleh Partai Gerindra. Saat ini, kami masih tetap melakukan komunikasi dengan partai - partai politik lain, kata mereka berdua.

"Tujuan ikut Pilkada Bukittinggi 2020 ini ingin membangun Bukittinggi yang Badayo. Kita akan jadikan kota Bukittinggi ini menjadi kota tujuan wisata, bukan hanya sebagai simbol menjadi kota wisata," tambah Yemmelia.

Seandainya dirinya dipercaya memimpin kota ini, dia berjanji, dalam tempo 2 tahun akan membawa perubahan besar bagi Kota Bukittinggi. "Namun jika gagal saya juga bersedia untuk mengundurkan diri, tandasnya.

Seperti diketahui saat ini, ada beberapa pasang calon walikota dan wakil walikota yang menyatakan maju pada Pilkada Bukittinggi sejak beberapa bulan lalu. Kandidat Bacawako dan Bacawawako yang berasal dari calon independen /perseorangan non partai yang sudah mendaftar di KPU Bukittinggi itu antara lain adalah, pasangan Petahana Ramlan Nurmatias - Syahrizal, selanjutnya ada Martias Tanjung - Taufik Dt Nan Laweh, dan ada juga Fadhly - Yon Afrizal. Semua pasangan dari calon perseorangan ini masih menunggu pleno hasil verifikasi faktual dari KPU Bukittinggi pada Senin mendatang.

Sementara untuk yang diusung oleh partai politik juga ada pasangan Erman Safar - Marfendi yang diusung oleh Partai PKS. Selanjutnya juga ada pasangan Yontrimansah - Chairunnas yang menurut rencana akan diusung oleh Partai Demokrat dan satu partai lainnya yang belum diketahui. Yang teranyar adalah pasangan Yemmelia - Sadri MK yang menurut rencana juga akan diusung oleh Partai Gerindra.

Sedangkan calon Walikota lainnya seperti Fauzan Haviz dan David Chalik yang namanya sempat mengemuka beberapa waktu yang lalu, belum memberikan sinyal, apakah akan maju dan diusung oleh partai apa pada helatan pilkada Bukittinggi ini. Karena saat ini, hanya partai gabungan saja yang belum mengusung calon mereka untuk maju di Pilkada Bukittinggi, seperti Partai Golkar, Partai PAN, Partai Partai PPP, Partai Nasdem, dan Partai PKB. (**)


wwwwww