Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Usung 'Sumangaik Baru', Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
Politik
22 jam yang lalu
Usung Sumangaik Baru, Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
2
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
Pasaman Barat
22 jam yang lalu
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
3
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
23 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
4
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
5
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
GoNews Group
9 jam yang lalu
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
6
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
Politik
10 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
Loading...
Home  /   Berita  /   Ekonomi

Pertamina Dukung UMKM di Sumbar Tetap Produktif di Tengah Pandemi

Pertamina Dukung UMKM di Sumbar Tetap Produktif di Tengah Pandemi
Pengusaha UMKM di Sumatera Barat yang dibina Pertamina melalui program Kemitraan Pertamina (Istimewa)
Jum'at, 05 Juni 2020 20:33 WIB
PADANG - PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sumatera Barat tetap produktif di tengah pandemi COVID-19 melalui program Kemitraan Pertamina.

Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Robby Hervindo melalui keterangan pers di Padang Jumat mengatakan program Kemitraan Pertamina yang memberikan bantuan permodalan bergulir lunak dan pengembangan usaha.

"Program ditujukan untuk meningkatkan kemampuan UMKM agar menjadi tangguh dan mandiri," katanya.

Ia menyebutkan Program Kemitraan (PK) Pertamina menyalurkan permodalan bergulir bagi Ambun Suri, Seru Advertising, serta Keripik Mami dengan total Rp430 juta pada 27 Mei 2020.

Program ini memberikan modal bergulir bagi UMKM hingga 200 juta rupiah, dengan masa tenor tiga tahun dan biaya administrasi tahunan hanya tiga persen.

UMKM yang menjadi mitra binaan Pertamina juga mendapatkan pengembangan usaha melalui pelatihan maupun promosi pemasaran.

"Ambun Suri, Seru Advertising, dan Keripik Mami juga telah bersedia konversi dari menggunakan elpiji 3 Kg ke Bright Gas 5,5 Kg. UMKM yang menjadi mitra binaan Pertamina MOR I juga akan mengikuti program konversi ini," kata dia

Menurut dia konversi elpiji 3kg ke Bright Gas ini ini merupakan bagian dari program Pinky Movement yaitu program permodalan lunak bagi UMKM yang dikombinasikan dengan konversi dari elpiji 3 kg ke Bright Gas.

“Kami berharap melalui Program Kemitraan dan Pinky Movement, semakin banyak UMKM Sumbar yang eksis dan kreatif dalam mengembangkan bisnisnya,” kata dia

Sementara pemilik Ambun Suri Ida Arleni mengungkapkan bisnis kerajinan bordir dan sulam miliknya sempat mengalami penurunan selama dua bulan terakhir. Namun, ia memutar otak dengan melakukan inovasi membuat masker kain dan penjualan secara daring.

“Selama pandemi COVID-19, kondisi bisnis tetap berjalan. Alhamdulillah, pesanan masker baik partai besar ataupun partai kecil tetap ada. Insya Allah bila kondisi terus baik seperti ini, dalam waktu dekat kami akan buka cabang di pusat kota Bukittinggi,” ujar Ida.

Sedangkan Keripik Mami yang merupakan usaha kerupuk kulit di kota Bukittinggi juga berinovasi melalui pemasaran daring melalui aplikasi Whatsapp dan Instagram.

Sementara Seru Advertising yang bergerak di bidang percetakan di kota Bukittinggi , juga melakukan inovasi mengincar produk kesehatan seperti cetak timbul pada masker kain.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2020 menyentuh 2,97 persen. Angka ini menurun dibandingkan kuartal I 2019 sebesar 5,07 persen.

Turunnya pertumbuhan ekonomi ini juga berdampak pada bisnis usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Padahal menurut Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM ini membuka lapangan kerja di Indonesia sebanyak 99,7 persen pada tahun 2019. Kontribusi UMKM terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) mencapai 60,34 persen dan ekspor sebessar 14,17 persen pada tahun 2019. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Ekonomi, Sumatera Barat, Padang

Loading...
www www