Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Peristiwa
20 jam yang lalu
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
2
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
GoNews Group
19 jam yang lalu
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
3
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
Politik
19 jam yang lalu
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
4
Fadel Muhammad Dukung Ekspor Benih Lobster untuk Sejahterakan Nelayan
Politik
20 jam yang lalu
Fadel Muhammad Dukung Ekspor Benih Lobster untuk Sejahterakan Nelayan
5
Setjen MPR dan BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi serta Transaksi Elektronik
Politik
19 jam yang lalu
Setjen MPR dan BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi serta Transaksi Elektronik
6
Seriusnya DPR Dorong Kemerdekaan Palestina atas Israel
GoNews Group
20 jam yang lalu
Seriusnya DPR Dorong Kemerdekaan Palestina atas Israel
Loading...
Home  /   Berita  /   Nasional

Cucun: 'Gigitan' Timwas Covid-19 akan Lebih dari Timwas Century

Cucun: Gigitan Timwas Covid-19 akan Lebih dari Timwas Century
Anggota Timwas Covid-19 DPR RI/Anggota Banggar DPR RI/Anggota Komisi III DPR RI, Cucun A. Syamsurizal. (Gambar: Tangkapan layar video TV Parlemen)
Jum'at, 29 Mei 2020 20:22 WIB
JAKARTA - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Pelaksanaan Penanggulangan Wabah Corona/Covid-19 DPR RI, Cucun A. Syamsurizal menyatakan, pihaknya akan bekerja lebih 'menggigit' dari Timwas Century di masa lampau.

"Kami ini Timwas, mungkin gigitannya lebih dari Timwas Century nanti, Pak!" ujar Cucun yang juga menjabat Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dalam rapat konsultasi secara virtual dengan BPK RI pada Jumat (29/5/2020).

Untuk itu, kata Cucun, dukungan data dari BPK RI sangat dibutuhkan untuk mencapai kinerja optimal dalam mengawasi eksekutif terkait penyelanggaraan penanggulangan Pandemi Covid-19.

"Kita minta supporting data, Pak Agung (Ketua BPK). PDTT (Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu) ini salah satu cara prevention crime. Bagaimana anggaran negara yang tadi proses potong, tambah, refocusing dari Rp190 triliun ke Rp 54,6 triliun, dari APBN 2020 ke Perpres 54, ke Perpres baru yang akan keluar-yang Rp 641,17 triliun nanti Pak," kata Cucun.

Cucun yang juga duduk di Komisi Hukum DPR RI itu, juga meminta agar BPK terus mengawasi pergerakan dana penanggulangan Pandemi Covid-19 tersebut. "Jangan terkendala oleh Perppu 1/2020,".

"Bulan Juni, kita akan sama-sama melihat bagaimana pelaksanaan anggaran 2019. Tetapi di anggaran 2020 yang tadi ada proses ke Perpres 54 lalu ke Perpres yang akan datang ini, jangan sampai kecolongan atau anggarannya sudah hilang," tandas Cucun.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan Program pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dana PEN mencapai Rp 641,17 triliun rupiah.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Politik, Nasional

Loading...
www www