Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
GoNews Group
14 jam yang lalu
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
2
Usai Diajak Nonton Video Porno, Gadis 18 Tahun Digilir 4 Pria dan Dibiarkan Terkapar di Halaman Rumah
Peristiwa
13 jam yang lalu
Usai Diajak Nonton Video Porno, Gadis 18 Tahun Digilir 4 Pria dan Dibiarkan Terkapar di Halaman Rumah
3
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
GoNews Group
14 jam yang lalu
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
4
Total 118.753 Orang, 1.882 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 29 Provinsi, Ini Rinciannya
Kesehatan
8 jam yang lalu
Total 118.753 Orang, 1.882 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 29 Provinsi, Ini Rinciannya
5
Memilukan, Buruh Tani Terpaksa Curi HP Agar Putrinya Kelas I MTs Bisa Belajar Online
Peristiwa
8 jam yang lalu
Memilukan, Buruh Tani Terpaksa Curi HP Agar Putrinya Kelas I MTs Bisa Belajar Online
6
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
GoNews Group
11 jam yang lalu
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Butuh Uangnya, Warga Korea, Kim dan Lee Mengadu ke DPR

Butuh Uangnya, Warga Korea, Kim dan Lee Mengadu ke DPR
Ilustrasi rapat di DPR RI.
Kamis, 05 Desember 2019 15:33 WIB
JAKARTA - Nasabah PT Asuransi Jiwasraya mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) dalam Rapat Komisi VI, terkait pembayaran tunggakan klaim polis bancassurance. Dari 50an nasabah yang hadir, sebagian merupakan warga negara Korea, Malaysia, dan Belanda.

Salah satu warna negara Korea bernama Kim Ki Pong yang merasa kena tipu Jiwasraya meminta tolong kepada DPR untuk mendorong pemerintah mengembalikan uangnya. Ia menyampaikan keluhan ini dengan berlinang air mata.

Warga Korea Selatan ini, sudah pensiun sehingga tidak punya penghasilan lagi, suaminya telah meninggal dunia sehingga Ia hanya tinggal sendiri di Indonesia. Kim, membutuhkan uangnya untuk biaya hidup dan tiket pulang ke kampung halamannya.

"Saya hanya mau pulang ke Korea, hanya tinggal sendiri di sini. Bagaimana uang saya. Saya hidup disini sehari-hari perlu uang. Kalau pulang harus biaya pesawat, tolong saya mau pulang ke Korea," isaknya di Ruang Rapat Komisi VI yang dipimpin oleh politisi Gerindra, Muhammad Haekael, Rabu (4/12/2019).

Tak hanya dirinya, Vice President Samsung Electronic Indonesia, Lee Kang Hyun yang juga diketahui menjabat sebagai Ketua Kadin Korea di Indonesia tak lepas dari tipuan Jiwasraya.

Bahkan, Lee Kang Hyun mengaku membeli polis asuransi Jiwasraya hingga Rp 16 miliar. Dari total itu, ia baru melakukan penarikan dananya sebesar Rp 8 miliar.

"Uang saya masih ada Rp 8 miliar lagi di Jiwasraya," ujar Lee.

Menurutnya, ia dan teman-teman Koreanya membeli polis asuransi Jiwasraya melalui PT Bank KEB Hana Indonesia.

"Hana Bank menjual ke orang Korea di Indonesia. Kita percaya karena katanya ini milik pemerintah jadi pasti terpercaya. Makanya saya dan teman-teman saya dari korea mengikuti program ini," jelasnya.

Lee menyebutkan, ada 474 orang Korea yang menjadi korban Jiwasraya dengan total dana Rp 572 miliar melalui Bank KEB Hana.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Sumber : cnbcindonesia.com
Kategori : GoNews Group, Ekonomi, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www