Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
5 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
2
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
22 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
3
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
5 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
4
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
5
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Politik
8 jam yang lalu
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
6
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
GoNews Group
23 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Gara-Gara Kecanduan Game HP, 3 Anak di Semarang Jalani Terapi Gangguan Jiwa

Gara-Gara Kecanduan Game HP, 3 Anak di Semarang Jalani Terapi Gangguan Jiwa
Ilustrasi. (Net)
Sabtu, 19 Oktober 2019 22:54 WIB
SEMARANG - Tiga pasien anak menjalani terapi gangguan jiwa di Rumah Sakit Jiwa Amino Gondohutomo, Semarang akibat kecanduan game di handphone. Rata-rata yang menjalani terapi adalah anak usia sembilan tahun.

"Dua pasien benar-benar murni adiksi (kecanduan) game. Satu pasien dengan diagnosa gangguan jiwa karena dia mainnya game terus," kata Psikiater RSJ Amino Gondohutomo Hesti Anggriani, Jumat (18/10).

Adapun ciri-ciri pasien yang mulai mengalami kecanduan permainan dalam gawai di antaranya anak itu tumbuh menjadi tidak terkendali.

"Tidak mau sekolah, kalau tidak dipaksa berangkat sekolah. Inginnya main game terus buat orang tua kewalahan," ujarnya.

Rumah sakit Amino Gondohutomo dalam setahun belakangan menerima banyak pasien yang bermasalah karena terpapar permainan dalam gawai. Dari beberapa pasien yang berobat ke RSJ Amino, hanya tiga orang yang didiagnosa kecanduan berat.

"Kalau yang overlap dengan diagnosa lain banyak. Tapi yang kasus adiksi game tidak banyak," ujarnya.

Dia menjelaskan, seorang anak bisa disebut mengalami games addiction apabila menghabiskan waktunya untuk permainan dalam gawai minimal delapan jam sehari.

"Kalau adiksi games dia menggunakan waktu dalam sehari di atas delapan jam, setiap hari berkelanjutan terus bukan sekadar buat refresing atau rekreasi," tutupnya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Merdeka.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pendidikan, Pemerintahan

Loading...
www www