Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mangsa 305 Anak, Bule Predator Diciduk Polisi saat Bersama 2 ABG di Hotel
Hukum
23 jam yang lalu
Mangsa 305 Anak, Bule Predator Diciduk Polisi saat Bersama 2 ABG di Hotel
2
Bantah Klaim Zulmizan Soal Muswil PAN Riau, Irvan Herman: DPP Belum Bahas
Politik
23 jam yang lalu
Bantah Klaim Zulmizan Soal Muswil PAN Riau, Irvan Herman: DPP Belum Bahas
3
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Peristiwa
5 jam yang lalu
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
4
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
GoNews Group
12 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
5
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
GoNews Group
12 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
6
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Pendidikan
12 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Dalam Sidang Tahunan, Presiden Puji Kinerja MPR

Dalam Sidang Tahunan, Presiden Puji Kinerja MPR
Presiden dan Wakil Presiden saat tiba di Gedung Parlemen, Senayan. (istimewa)
Sabtu, 17 Agustus 2019 12:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Presiden Joko Widodo memuji kinerja MPR dalam menjalankan tugas konstitusionalnya.

MPR telah gencar menangkal sejumlah paham yang merusak merah-putih. "MPR telah melakukan Sosialisasi 4 Pilar ke seluruh pelosok dengan menyasar seluruh kelompok masyarakat seperti pelajar, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum”, kata Jokowi dalam sidang tahunan MPR, di Gedung DPR, Jumat (16/8).

Presiden yakin, MPR mampu melakukan terobosan untuk membentengi tanah air dari serangan paham radikalisme ataupun terorisme.

Untuk itu, dia menyarankan agar nilai-nilai empat pilar kebangsaan terus menguat di jiwa para generasi anak bangsa.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mendorong agar kemajuan informasi teknologi (IT) mampu dimanfaatkan. Dalam era sekarang menurutnya, penyebaran informasi sangat cepat. Untuk itu bangsa ini harus lebih cepat dari yang lain, harus lebih lebih sigap dari yang lain.

"Jangan sampai kemajuan teknologi digunakan oleh pihak-pihak yang mengkerdilkan konsensus kebangsaan," tegas Presiden.

Merespon kemajuan teknologi informasi, Presiden menghargai MPR yang terus mencari cara-cara baru demi nilai-nilai kebangsaan, sehingga sosialisasi bisa diterima seluruh segmen masyarakat terutama oleh generasi muda.

Diakui, MPR telah menerapkan perpaduan seni budaya dengan kemajuan teknologi informasi. Cara-cara yang demikian menurut Presiden dibutuhkan.

Presiden dalam kesempatan itu juga menghargai MPR yang menggelar survei nasional terhadap kinerja yang dilakukan, sosialisasi.

Survei yang ada diakui bisa menjadi referensi untuk menyempurnakan strategi sosialisasi agar program sosialisasi lebih efektif. "Yang sangat dperlukan adalah menciptakan terobosan, lompatan kreasi dan penggunaan teknologi," ungkapnya.

Segala pencapaian dari lembaga-lembaga negara menurut Presiden disebut merupakan modal bersama untuk menghadapi tantangan masa depan. Bangsa ini tak boleh cepat berpuas diri. Perlu saling membantu, tak boleh alergi dalam kritik. Kritik bagaimana pun harus diterima.

"Perbedaaan antar individu, antar kelompok bahkan antar lembaga negara dalam demokrasi merupakan kenisacayaan," ungkap Presiden.

Perbedaan itu disebut bukan alasan bagi kita untuk saling membenci, menghancurkan, bahkan saling meniadakan. "Jika perbedaan dikelola dalam satu visi besar yang sama maka akan menjadi kekuatan yang dinamis untuk menuju Indonesia yang maju," pungkasnya.***


Loading...
www www