Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
GoNews Group
23 jam yang lalu
Waspadai Covid 19,  Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
2
Erick Thohir, Presiden dan Ketua Satgas Covid-19 akan Tinjau Penyuntikan Vaksin Esok
GoNews Group
23 jam yang lalu
Erick Thohir, Presiden dan Ketua Satgas Covid-19 akan Tinjau Penyuntikan Vaksin Esok
3
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
GoNews Group
23 jam yang lalu
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
4
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
GoNews Group
24 jam yang lalu
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
5
Pegawai KPK jadi ASN Dipastikan Bukan Suatu Pelemahan
GoNews Group
23 jam yang lalu
Pegawai KPK jadi ASN Dipastikan Bukan Suatu Pelemahan
6
Pemain Persipura Tetap Jalani Virtual Trainning
GoNews Group
22 jam yang lalu
Pemain Persipura Tetap Jalani Virtual Trainning
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Irsyad Maulana Minta Maaf Pada Suporter PSIS

Irsyad Maulana Minta Maaf Pada Suporter PSIS
Sabtu, 17 Agustus 2019 12:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PADANG - PSIS Semarang belum juga bangkit. Laskar Mahesa Jenar -julukan PSIS Semarang- kembali meraih hasil negatif pada pekan ke-14 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 setelah dipaksa menyerah dari Semen Padang dengan skor 0-1 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Jumat (16/8/2019) sore.

Satu-satunya gol ke gawang PSIS Semarang diciptakan pemain sayap Semen Padang, Irsyad Maulana pada menit 89. Usai laga Pelatih Caretaker PSIS Semarang, Widyantoro menilai anak didiknya hanya kurang beruntung.

Menurut Wiwid, sapaan akrabnya, PSIS Semarang punya banyak peluang ke gawang tuan rumah. Namun sayang tidak ada satupun kesempatan berbuah gol.

"Alhamdulillah semua berjalan lancar pertandingan tadi. Selamat buat Semen Padang berhasil mengamankan tiga poin. Itulah sepak bola, kita banyak peluang seharusnya kita bisa membawa poin dari Padang," kata dia dalam sesi jumpa pers.

"Jujur kami kurang beruntung pada pertandingan tadi. Ya, semua bisa lihat sendiri kita memiliki kesempatan emas beberapa kali tapi gagal," tambah mantan pelatih Persis Solo ini.

Beda dengan Kabau Sirah -julukan Semen Padang-, lanjut Wiwid tak banyak peluang namun mampu memenangkan pertandingan. "Mereka ada peluang shoting sekali lewat free kick dan sukses menjadi gol," terang dia.

Namun, kata pelatih yang pernah merintis karier sebagai pemain di PSIS Semarang ini, anak didiknya sudah berusaha maksimal semuanya. "Tapi kenyataannya di menit akhir kemasukan," terang dia.

Menurutnya salah satu faktor yang membuat permainan Septian David Maulana dan kawan-kawan kurang berkembang karena faktor lapangan. "Memang lapangan agak licin, jadi berhati-hati mainnya," tambah dia.

Kekalahan tersebut membuat PSIS Semarang belum beranjak dari posisi 13 klasemen dengan torehan 14 angka. Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan sudah melakoni 13 pertandingan dengan hasil 4 kali mennang, 2 kali imbang dan 7 kali tumbang. 

"Persaingan papan bawah cukup sengit, tentunya. Kita juga punya persiapan tidak banyak, 20 Agustus nanti langsung away lawan Bahyangkara, kemudian 24 Agustus Menghadapi Madura United," terang dia.

Ini merupakan kekalahan keempat secara beruntun PSIS Semarang. Sebelumnya mereka menelan tiga kali kekalahan di kandang sendiri, Stadion Moch Sebroto, Magelang. Mulai dari ditundukkan Persib Bandung 0-1, Tira Persikabo 0-2, serta Persipura Jayapura 1-3. 

"Hasil ini kami kecewa tidak sesuai harapan. Seharusnya taktikal berjalan baik, namun finishing kurang maksimal. Saya bersama pemain minta maaf pada suporter PSIS Semarang dimanapun berada kita belum bisa bawa poin," terangnya. ***


Loading...
www www