Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
9 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
2
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Politik
9 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
3
Bom Meledak dalam Masjid Saat Jamaah Bersiap Shalat Isya, Ulama Terkemuka Jadi Korban
Internasional
17 jam yang lalu
Bom Meledak dalam Masjid Saat Jamaah Bersiap Shalat Isya, Ulama Terkemuka Jadi Korban
4
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
Hukum
5 jam yang lalu
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
5
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
5 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
6
Kasus Pemblokiran Internet di Papua, PTUN Putuskan Jokowi Bersalah, Dihukum Bayar Biaya Perkara Rp457 Ribu
Nasional
10 jam yang lalu
Kasus Pemblokiran Internet di Papua, PTUN Putuskan Jokowi Bersalah, Dihukum Bayar Biaya Perkara Rp457 Ribu
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Jokowi Apresiasi Inovasi MA dalam Membangun Hukum di Indonesia

Jokowi Apresiasi Inovasi MA dalam Membangun Hukum di Indonesia
Jum'at, 16 Agustus 2019 09:35 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya dan mendukung atas inovasi yang dilakukan oleh Mahkamah Agung dalam pembangunan hukum di Indonesia.

"Saya mengapresiasi upaya MA dalam mewujudkan asas peradilan yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan. Saya mendukung upaya MA untuk mempermudah rakyat dalam mencari keadilan," ujar Jokowi di depan Sidang Tahunan MPR di Gedung MPR, DPR, DPD RI Jakarta, Jumat, (16/8/2019).

Jokowi juga mengatakan pihaknya akan selalu mendukung MA untuk membangun budaya sadar dan budaya taat hukum agar makin mengakar.

Terkait dengan sistem peradilan berbasis elektronik yang sudah diterapkan di semua lingkungan lembaga peradilan, Jokowi mengatakan hal ini jelas semakin memudahkan masyarakat untuk mendaftarkan perkara dan melakukan pembayaran.

"Bahkan, saat ini MA sudah melangkah lebih jauh lagi dengan mengembangkan e-court menuju e-litigasi. Semua langkah inovasi ini harus kita apresiasi," ujar Jokowi.

Selain itu Jokowi juga memberikan apresiasi atas perluasan akses bagi para pencari keadilan yang sudah dilakukan oleh MA, dengan meresmikan 85 pengadilan baru di berbagai pelosok tanah air pada akhir tahun 2018 lalu.

Dari 85 pengadilan baru tersebut, tercatat terdapat tambahan 30 Pengadilan Negeri, 50 Pengadilan Agama, tiga Mahkamah Syariah, dan dua Pengadilan Tata Usaha Negara.

Dari berbagai langkah tersebut, MA berhasil mengurangi jumlah tunggakan perkara menjadi 906 perkara pada tahun 2018.

"Jumlah terendah sepanjang sejarah berdirinya MA. MA juga terus berbenah dengan melakukan beberapa langkah perbaikan, seperti pembaharuan dalam tata cara penyelesaian gugatan sederhana dan pembaharuan di bidang manajemen perkara," ujar Jokowi.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Antara
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www