Loading...
Home >  Berita >  Rantau

Tol Padang - Pekanbaru akan 'Suguhkan' Terowongan Bawah Tanah Sepanjang 7 Km yang Menembus Bukit Barisan

Tol Padang - Pekanbaru akan Suguhkan Terowongan Bawah Tanah Sepanjang 7 Km yang Menembus Bukit Barisan
ilustrasi
Jum'at, 09 Februari 2018 19:51 WIB
PADANG - Berbeda dengan pembangunan ruas jalan tol Sumatera yang lainnya, tol Padang - Pekanbaru nantinya akan memiliki ruas jalan bawah tanah berupa terowong. Tak tanggung-tanggung, panjang terowongan bawah tanah ini sekitar 7 kilometer dan merupakan yang terpanjang di Indonesia.

''Terowongan sepanjang 7 kilometer itu nantinya dikerjakan dengan 'loan' JICA (Badan Kerja Sama Internasional Jepang),'' ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Padang, Jumat (9/2/2018).

Terowongan akan menembus Bukit Barisan dan akan menelan biaya sekitar Rp 9 triliun.

''Alhamdulillah kita bisa memulai jalan tol Padang menuju ke Pekanbaru yang panjangnya 254 km," kata Jokowi saat meresmikan pembangunan jalan tol Padang-Sicincin di Jalan Bypass Kilometer 0, Padang pada Jumat.

Menurut Presiden, jika pembangunan tol sudah selesai maka dapat memangkas waktu tempuh Padang-Pekanbaru menjadi 3 jam dari sebelumnya 9 jam.

Kepala Negara mengatakan pembangunan tol tersebut diharapkan dapat memudahkan mobilitas masyarakat dan dunia usaha sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Kalau kita ingin memenangkan persaingan dengan negara lain yang sangat fundamental dan sangat mendasar, yang pertama harus kita kerjakan adalah infrastruktur. Karena dengan infrastruktur inilah biaya transportasi dan biaya logistik akan jauh lebih murah," ujar Jokowi.

Presiden mengatakan jika biaya logistik dan transportasi menurun, maka dapat meningkatkan daya saing Indonesia.

Selain itu, Presiden menjelaskan pembangunan infrastruktur juga akan memperkuat promosi pariwisata di Sumatera Barat.

Menurut Kepala Negara, pemandangan alam yang begitu indah di Sumatera Barat berpotensi untuk berkembang apalagi ditunjang infrastruktur akses jalan yang baik.

"Kalau infrastruktur ini siap, infrastruktur ini ada, berlipatnya bisa 3 kali, 4 kali, bahkan 5 kali. Karena kecepatan menempuh dari satu kota ke kota lain, dari satu kota ke kabupaten lain itu menjadi sangat cepat," kata Presiden. ***

Editor : Hermanto Ansam
Kategori : Rantau, Sumatera Barat, Pemerintahan, Ekonomi, Peristiwa, Umum

Loading...
www www