Home  /  Berita  /  GoNews Group

Menuju Wisata Halal Dunia, Pemprov Sumbar Himbau Warga Tingkatkan Kepedulian Terhadap Industri Pariwisata

Menuju Wisata Halal Dunia, Pemprov Sumbar Himbau Warga Tingkatkan Kepedulian Terhadap Industri Pariwisata
Gerbang Kota Padang Panjang salah satu daerah untuk wisata halal di Sumbar. (Humas)
Jum'at, 11 November 2016 09:49 WIB

PADANG - Terlepas dari apapun hasil yang didapat Sumatera Barat pada voting pada kategori World's Best Halal Destination dan kategori World's Best Halal Culinary Destination yang dimulai sejak 7 hingga 25 November mendatang yang diikuti oleh Abu Dhabi, Dubai, Malaysia, Iran, Palestina dan Turki, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyatakan bahwa apapun hasil votting tersebut nanti, Sumatera Barat harus tetap siap menjadi destinasi wisata terutama wisata halal.

"Siap atau tidak siap, Sumatera Barat harus siap, karena sampai sekarang saja sudah ada peningkatan kunjungan wisata 30 persen ke Sumatera Barat, dan itu merupakan sebuah potensi besar untuk Sumatera Barat yang harus dipertahankan dan tentunya harus tetap ditingkatkan," ujarnya usai pelaksanaan upacara hari pahlawan dihalaman kantor Gubernur, Kamis (10/11/2016).

Keyakinan Nasrul Abit tersebut dikarenakan selama ini dia telah melakukan langkah-langkah percepatan dan evaluasi bersama-sama pihak-pihak terkait seperti ASITA, PHRI, Kepala SKPD terkait, MUI serta Bupati/ Walikota.

"Dalam langkah-langkah percepatan tersebut, kami berserta pihak terkait sudah menghimbau seluruh masyarakat untuk peduli terhadap pariwisata, selain itu langkah lain yang sudah kami ambil mencari investor yang ingin berinvestasi di Sumatera Barat, seperti yang sudah kami lakukan beberapa waktu lalu ke Abu Dhabi," terangnya.

Ads

Kemudian, dia juga menjelaskan, untuk memberikan kenyamanan bagi para wisatawan, terutama wisatawan dari negeri arab yang berkunjung ke Sumatera Barat, segala bentuk pendukung seperti makanan dan hal lainnya akan diberikaan sertifikat halal yang dikeluarkan oleh MUI.

"Dengan adanya serifikat tersebut, sudah menjadi sebuah jaminan bagi para wisatawan yang akan berkunjung untuk mendapatkan rasa aman," sebutnya.

Selain itu, Wagub juga menyinggung tentang pemandu wisata, terutama untuk pemandu wisatawan yang datang dari negeri arab harus pula disiapkan pemandu yang bisa berbahasa arab.

"Saya yakin, selain berbahasa inggris banyak juga masyrakat sumatera barat yang bisa berbahsa arab karena tidak sedikit pemuda-pemuda asal Sumatera Barat yang menempuh pendidikan di Mesir dan Arab Saudi dan mereka akan kita rekrut untuk menjadi pemandu," ucapnya. (Humas)

wwwwww