Loading...    
           
Mendagri: Pelayan Terbaik Tergantung Kemauan Aparatur

Pemko Padang Panjang Tampil di Pawai Kebubadayaan Munas V Apeksi Jambi

Pemko Padang Panjang Tampil di Pawai Kebubadayaan Munas V Apeksi Jambi
Kontingen Pemko Padang Panjang dalam pawai di Munas Apeksi V di Kota Jambi. (Humas)
Rabu, 27 Juli 2016 16:57 WIB

JAMBI - Pelayanan publik harus tetap dioptimalkan, meskipun pemerintah serba keterbatasan. Terobosan baru mesti dilakukan oleh setiap walikota, demi mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat.

Demikian antara lain disampaikan Mendagri Tjahjo Kumolo melalui Dirjen Otda Sumarsono dalam pembukaan Munas V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Jambi, Rabu, (27/7/2016). Hadir pada kesempatan itu Forkopinda Provinsi Jambi dan seluruh walikota di Indonesia serta Anggota DPR dan DPD RI asal daerah pemilihan Jambi.

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis diwakili Asisten II (Ekbang) Yas Edizarwin didampingi Kabag Administrasi Pemerintahan Rudi Suarman. Rombongan Pemko Padang Panjang juga mengikuti pawai kebudayaan daerah yang selalu ada setiap Munas Apeksi dilangsungkan.

Sumarsono menyebutkan, salah satu pelayanan terbaik yang baru saja dia temukan, adalah pelayanan Kelurahan Ciluntung, Kecamatan Cilantung, Kota Jambi. Disebutkan, Kelurahan itu cuma punya satu orang staf, selain yang beresselon, tetapi mereka bisa melayani 12 macam pelayanan dengan gratis. Padahal, kelurahan ini cuma dibantu Walikota Jambi, Rp. 30 juta per tahun.

Ditegaskan, bahwa uang bukanlah yang menentukan bahwa pelayanan itu jadi baik, tetapi kemauan aparatur dan terobosan pimpinan yang lebih utama. Menurut Sumarsono lagi, ke depan seluruh kota harus menjadi kota cerdas. Pelayanan sudah bisa secara elektronik. Sehingganya pelayanan bisa dilakukan jarak jauh. Kemendagri akan melaksanakan simposium smart city yang akan diberlakukan di masa mendatang. (HUMAS)


Loading...
wwwwww