Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Alhamdulilah, dari 25 Orang Pasien Positif Covid -19 di Padang Panjang, 21 Orang Dinyatakan Sembuh
Lingkungan
18 jam yang lalu
Alhamdulilah, dari 25 Orang Pasien Positif Covid -19 di Padang Panjang, 21 Orang Dinyatakan Sembuh
2
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
Pendidikan
2 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
3
Bahas Persiapan New Normal, Satgas Covid-19 DPR Sambangi Menkes
Politik
3 jam yang lalu
Bahas Persiapan New Normal, Satgas Covid-19 DPR Sambangi Menkes
4
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
GoNews Group
4 jam yang lalu
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
5
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki 'New Normal'
GoNews Group
3 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki New Normal
6
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
Nasional
2 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
Loading...
Home  /   Berita  /   Pendidikan

Budayakan Hidup Bersih dan Sehat, SMPN 7 Solok Selatan Juara UKS di Sangir

Kamis, 17 Maret 2016 09:42 WIB
budayakan-hidup-bersih-dan-sehat-smpn-7-solok-selatan-juara-uks-di-sangir

SOLSEL - Budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah jadi perhatian Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP­N) 7 Solok Selatan (Solsel). Dan karena itu pula seklah ini me­wa­kili sekolah tingkat SMP se­de­rajat di Kecamatan Sangir dalam lomba sekolah sehat tingkat kabupaten.

“Tahap selanjutnya saya op­timis mewakili kabupaten ke tingkat provinsi,” kata Kepala SMPN 7 Solsel, Erwin Maxtono ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/3/2016) dilansir dari solselkab.go.id.

Ia menyampaikan, kendati baru menjabat selama dua tahun tapi telah banyak perubahan ke arah positif yang diraih sekolah ini.

“Terpilihnya sekolah ini me­wakili Kecamatan Sangir dalam ajang sekolah sehat dikarenakan terpenuhinya syarat,”katanya.

Selain kelengkapan fasilitas serta ruang Unit Kesehatan Se­kolah, juga terdapatnya akses untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan asri. Berupa ke­ter­sediaan bak sampah dan apotik hidup sekolah.

Untuk ketersedian ruang UKS sebelumnya koordinasi antara pihak sekolah dengan walimurid terkumpul dana sebesar Rp10 juta yang telah dikondisikan. Jumlah siswa dari 8 rombel sebanyak 198 siswa. “Perhatian komite sekolah dan walimurid untuk memajukan kua­litas sekolah cukup tinggi,” kata Erwin.

Sebagai salah satu sekolah adiwiyata sejak 2015, sekolah ini juga menunjukkan geliat positif.

“Untuk kualitas SDM sudah jauh berubah, biasanya sekolah ini terkenal dengan kenakalan siswa­nya. Namun, sekarang tidak lagi sebagai sekolah yang berimage buruk,” katanya. (***)

Editor : Calva
Sumber : Solselkab.go.id
Kategori : Pendidikan, GoNews Group, Solok Selatan

Loading...
www www