Politani Payakumbuh Bangun Gedung Kuliah Berlantai 4 dengan Anggaran Rp45 Miliar

Politani Payakumbuh Bangun Gedung Kuliah Berlantai 4 dengan Anggaran Rp45 Miliar
Foto bersama usai peletakan batu pertama pembangunan gedung kuliah Politani.
Rabu, 30 September 2015 22:47 WIB
Penulis: .
PAYAKUMBUH, GOSUMBAR.COM - Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Payakumbuh bakal memiliki gedung kuliah bersama berlantai empat. Pembangunan gedung yang akan menelan biaya hingga Rp45 milyar itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo, Rabu (30/9).

Direktur Politani Payakumbuh Gusmalini dalam laporannya menyebutkan, untuk tahap pertama pembangunan gedung kuliah bersama program D3 dan D4 Politani itu mendapatkan alokasi APBN sebesar Rp20 milyar.

“Mengingat jumlah mahasiswa yang kian meningkat, bahkan kini telah mencapai 1.428 orang, Politani dituntut untuk terus meningkatkan sarana dan prasarananya, terutama gedung perkuliahan. Sesuai rencana, gedung bertingkat empat ini akan dilengkapi dengan lift,” papar Gusmalini

Sarana dan prasarana itu, papar Gusmalini, merupakan bagian penting bagi Politani. Sebab, perkembangan sebuah perguruan tinggi  tak hanya terlihat dari banyaknya jumlah mahasiswa, tapi juga bisa dilihat dari perkembagan sarana dan prasarananya.

“Politani kita saat ini menempati rangking 10 dari 43 Politeknik di Indonesia. Agar lebih berkembang lagi, kita berharap dukungan semua pihak di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh,” tutur Gusmalini.

Sementara itu Bupati Alis Marajo dalam sambutannya mengapresiasi Politani yang semakin menunjukkan perkembangan. Hal itu jelas tidak terlepas dari kebolehan direkturnya termasuk dalam menggaet berbagai program dari pusat.

“Politani sekarang sudah jauh berkembang dari waktu sebelumnya. Ini tentu karena tangan dingin direkturnya,” puji Bupati.

Hal senada ikut dilontarkan Wakil Walikota Payakumbuh Suwandel Muchtar. Menurutnya, Rp45 milyar untuk pembangunan gedung kuliah itu merupakan angka yang fantastis.

“Kita apresiasi Politani yang mampu menggaet dana pusat sebesar itu,” kata Suwandel. (mds)


Loading...
www www