Loading...
Home >  Berita >  Agam

2016, Pantai Tiku akan Dijadikan Lokasi Penangkaran Satwa Langka Penyu

2016, Pantai Tiku akan Dijadikan Lokasi Penangkaran Satwa Langka Penyu
Bupati Agam, Indra Catri saat melepas bibit penyu.(humaspemkabagam)
Jum'at, 02 Oktober 2015 15:32 WIB
Penulis: jontra
AGAM, GOSUMBAR.COM - Guna melestarikan penyu hewan laut yang populasinya sudah mulai langka, Pemkab Agam melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) berencana membuat penangkaran penyu di Kecamatan Tanjungmutiara pada tahun 2016.

Tentu saja target kita pada tahun depan sudah ada penangkaran penyu di Pantai Tiku, ungkap Bupati Agam, Indra Catri didampingi Kepala DKP Agam Ermanto, Jumat (2/10/2015).

Indra Catri mengatakan, pelepasan bibit penyu itu merupakan upaya pemerintah melestarikan penyu agar tidak punah. Pihaknya, melalui DKP berusaha untuk membuat penangkaran penyu di Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara.

Disebutkan juga, keberadaan Pantai Tiku sangat potensial untuk pengembangan Penyu. Apalagi laut Tiku memiliki pemandangan dan terumbu karang yang indah. “Dengan kondisi laut Tiku ini, penyu akan terjaga dan bisa berkembang biak dengan baik,” ujarnya.

Indra juga berharap, agar masyarakat pesisir Pantai Tiku bisa menjaga dan memelihara ekosistem penyu sehingga populasinya terus bertambah dari tahun ke tahun.

Sementara itu, Kepala DKP Agam Ermanto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 850 butir telur penyu di Gasan Ketek Nagari Tiku Selatan sejak tiga bulan yang lalu oleh Kelompok Gasta Jaya. Telur penyu berjenis sisik itu baru 200 butir yang sudah menetas dan dilepas ke perairan Tiku.

“Sisanya sekitar 650 butir di perkirakan 42 hari kedepan sudah menetas,” ungkapnya.

Menurut Ermanto, telur penyu itu berasal dari nelayan sekitar dengan cara dibeli sebesar Rp4.000 per butir. Sedangkan, untuk penetasan telur penyu ini dilakukan secara alami dengan cara menyimpan telur tersebut di dalam pasir kedalaman sekitar 50 centimeter, jelasnya.

“ Mengenai keamanan dari gangguan di lokasi tersebut dilindungi dengan jaring alat penangkap ikan agar anak penyu tidak lepas dan tidak dilalui oleh masyarakat yang melewati daerah itu,” tukasnya.(**)

Sumber : GoSumbar.com
Kategori : Agam, Pemerintahan

Loading...
www www