Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
2
DPC Gerindra Bukittinggi Klarifikasi Keterlibatan Kadernya dengan Cawako Petahana
Politik
24 jam yang lalu
DPC Gerindra Bukittinggi Klarifikasi Keterlibatan Kadernya dengan Cawako Petahana
3
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
24 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
4
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
Politik
22 jam yang lalu
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
5
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
Politik
22 jam yang lalu
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
6
Resesi Sosial
Opini
20 jam yang lalu
Resesi Sosial
Home  /  Berita  /  Agam

Polres Agam Bagikan 10.000 Masker Cegah Penyebaran COVID-19

Polres Agam Bagikan 10.000 Masker Cegah Penyebaran COVID-19
Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan sedang memasang masker ke salah satu warga, Kamis (10/9/2020). ANTARA/Atlas Maulana
Jum'at, 11 September 2020 04:25 WIB
LUBUKBASUNG - Kepolisian Resor (Polres) Agam, Sumatera Barat membagikan 10.000 lembar masker bagi masyarakat dalam mencegah penyebaran COVID-19 di daerah itu.

Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan di Lubukbasung, Kamis, mengatakan ke 10.000 lembar masker itu dibagikan ke pengendara dan pengunjung Pasar Padang Baru Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung.

"Masker itu dibagikan puluhan personel ke pengendara yang sedang melewati jalan dan pengunjung pasar," ujarnya.

Ia mengemukakan, pembagian masker itu dalam rangka Operasi Yustisi Penggunaan Masker Serta Pilkada 2020 yang Aman Damai dan Sehat di wilayah hukum Polres Agam.

Ini salah satu program Polri se-Indonesia yang bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Diharapkan kepada masyarakat selama melaksanakan kegiatan di luar agar mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan selalu mencuci tangan.

"Masyarakat harus menerapkan protokoler kesehatan ini agar kasus positif bisa berkurang," sebutnya.

Sementara tokoh masyarakat Lubukbasung, Novi Endri mengatakan masyarakat agar memakai masker yang dibagikan anggota Polri dan selalu mengikuti anjuran protokol kesehatan dari pemerintah.

Ini mengingat kasus positif COVID-19 sangat tinggi di daerah itu semenjak diterapkan era baru.

Saat ini kasus positif mencapai 275 orang di Agam dan khusus di Lubukbasung mencapai 12 orang.

"Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga kesehatan dan siapa lagi yang akan memutus rantai penyebaran virus tersebut," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Umum, Sumatera Barat, Agam

wwwwww