Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cerita Pilu Istri Berkali-kali Dijual Suami Demi Lunasi Utang di Tanah Datar Sumbar
Sumatera Barat
21 jam yang lalu
Cerita Pilu Istri Berkali-kali Dijual Suami Demi Lunasi Utang di Tanah Datar Sumbar
2
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
10 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
3
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
Politik
22 jam yang lalu
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
4
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
Politik
21 jam yang lalu
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
5
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
GoNews Group
17 jam yang lalu
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
6
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
13 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Jatim Mulai Bagikan Kuota Internet Gratis Buat 1,3 Juta Siswa, Daerah Lain Kapan?

Jatim Mulai Bagikan Kuota Internet Gratis Buat 1,3 Juta Siswa, Daerah Lain Kapan?
Ilustrasi. (Net)
Jum'at, 28 Agustus 2020 16:24 WIB
SURABAYA - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Jatim) segera merealisasikan kuota internet gratis untuk 1,3 juta siswa SMA, SMK dan SLB baik negeri maupun swasta pada awal September mendatang. Kuota internet ini untuk mendukung program pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Kepastian ini didapat setelah Disdik menjalin kerjasama dan mendapatkan bantuan kartu perdana dan paket data masing-masing 10 gigabyte (GB) untuk 1,3 juta siswa. "Jatim akan dijadikan pilot project dengan besaran kuota 10 gigabyte per siswa," kata Kepala Dindik Jatim, Wahid Wahyudi, Kamis (27/8).

Namun, berdasarkan hitungan dari Disdik Jatim, tiap siswa sebenarnya membutuhkan hingga 23 GB. Sekolah pun diminta menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk menambal kekurangannya.

"Jadi kalau siswa 23 GB, guru bisa sampai 40 GB. Ini bisa dianggarkan sekolah," ujarnya.

Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Disdik Jatim, Alfian Majdie merinci bantuan itu diperuntukkan bagi 1.339.921 dari 3.789 lembaga SMA,SMK dan SLB negeri maupun swasta.

Selain siswa, sebanyak 96.122 guru dan tenaga kependidikan juga mendapatkan bantuan paket data internet gratis tersebut.

"Yang dapat ini seluruh siswa SMA/SMK dan SLB negeri dan swasta se Jatim. Per 24 agustus 2020 kemarin Bu Gubernur (Khofifah) sudah tanda tangan kerjasama dengan Telkomsel, tinggal dari kita nanti akan membaginya," katanya

Alfian mengatakan, pembagian kuota internet gratis akan dikoordinasikan oleh operator seluler dan Dinas Pendidikan Jatim. Tim ini akan mendata sekolah, siswa dan guru di wilayah masing-masing.

"Besaran kuota internet itu akan diperuntukkan untuk portal belajar selama pendemi. Mulai dari zoom, google classroom, quiper, microsoft-think, dan aplikasi rumah belajar Kemendikbud," ujarnya.

Lalu kapan daerah lain menyusul?***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:Peristiwa, Pendidikan, Pemerintahan

wwwwww