Home  /  Berita  /  GoNews Group

MoU BAZNAS bersama Layanan Syariah LinkAja Disaksikan Wapres

MoU BAZNAS bersama Layanan Syariah LinkAja Disaksikan Wapres
Gambar: Dok. BAZNAS
Rabu, 26 Agustus 2020 21:58 WIB

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan perusahaan pembayaran digital milik BUMN, Layanan Syariah LinkAja.

Kerjasama ini di antaranya adalah memberikan layanan kemudahan pembayaran Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya dengan menggunakan aplikasi berbasis syariah.

Baca Juga: Murid Sekolah Gratis BAZNAS Raih Medali Olimpiade Matematika Internasional

Baca Juga: Dukungan Perizinan jadi Komitmen BAZNAS Dorong Kemajuan UMKM

Penandatanganan ini dilakukan oleh Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo, dalam momentum perayaan Tahun Baru Islam 1442 H bersama Layanan Syariah LinkAja dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) yang dilakukan secara daring pada Selasa (25/8/2020) kemarin.

Proses penandatanganan komitmen kolaborasi ini juga disaksikan langsung Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma'ruf Amin. Hadir pula dalam kegiatan ini Menteri Agama Fachrul Razi, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Direktur eksekutif Manajemen Eksekutif KNEKS Ventje Rahardjo, dan Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjadja. 

Bambang Sudibyo mengatakan, keterlibatan BAZNAS dalam penandatangan MoU kolaborasi dengan Layanan Syariah LinkAja ini sebagai salah satu komitmen BAZNAS dalam mendukung percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. 

Baca Juga: Potensi Zakat Nasional 2020 Berkisar Rp340an Triliun

"Terima kasih kepada Layanan Syariah LinkAja yang melibatkan BAZNAS dalam upaya pengembangan ekosistem syariah dengan mengeluarkan fitur layanan syariah. Fitur ini tentunya akan semakin memudahkan umat muslim di Indonesia bertransaksi untuk pembayaran Zakat, Infak, Sedekah maupun Kurban ke BAZNAS dengan alat pembayaran digital yang memenuhi aspek kepatuhan syariah," kata Bambang, dalam rilis yang dikutip Rabu (26/8/2020).

Bambang menambahkan kerjasama ini juga sejalan dengan upaya BAZNAS dalam mengembangkan sistem digital untuk pembayaran Zakat, Infak, Sedekah maupun Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).

Baca Juga: Kembali Raih ISO 9001:2015, BAZNAS kejar ISO Anti Suap dan ISO IT Security

"Lewat kerjasama ini diharapkan BAZNAS mampu mendukung kolaborasi transaksi digital secara halal sesuai syariah dalam penghimpunan ZIS yang memiliki dampak lebih luas memajukan sistem keuangan syariah di Indonesia," ujar Bambang.***


Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Pemerintahan, Nasional, GoNews Group

wwwwww