Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
Pendidikan
17 jam yang lalu
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
2
Tiga Hari Setelah Ibunya Dinikahi, 2 Gadis Kakak Beradik Dicabuli Ayah Tiri
Peristiwa
19 jam yang lalu
Tiga Hari Setelah Ibunya Dinikahi, 2 Gadis Kakak Beradik Dicabuli Ayah Tiri
3
Ajukan Praperadilan, Irjen Napoleon Minta Penyidikan Kasusnya Dihentikan
Nasional
19 jam yang lalu
Ajukan Praperadilan, Irjen Napoleon Minta Penyidikan Kasusnya Dihentikan
4
DPR minta Cakada jadi 'Influencer' Protokol Kesehatan
Politik
16 jam yang lalu
DPR minta Cakada jadi Influencer Protokol Kesehatan
5
Terinfeksi Virus Corona, Bupati Berau Wafat di RS Pertamina
Kesehatan
11 jam yang lalu
Terinfeksi Virus Corona, Bupati Berau Wafat di RS Pertamina
6
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
Ekonomi
16 jam yang lalu
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
Home  /  Berita  /  Internasional

AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19

AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Gambar: cnbcindonesia.com
Senin, 03 Agustus 2020 06:59 WIB
AMERIKA SERIKAT - Di bawah program Operation Warp Speed, AS telah memesan 300 juta dosis vaksin Covid-19 dari perusahaan farmasi ketika vaksin ditemukan. Vaksin ini akan diberikan berdasarkan rekomendasi dari para ahli kesehatan.

Mengutip CNBC Indonesia, Minggu (3/8/2020), Penasihat Presiden Trump bidang kesehatan, Anthony Fauci menyatakan, pekerja di sektor kesehatan akan menjadi yang pertama untuk mendapatkan vaksin yang dipesan tersebut.

Tapi, kata Fauci, "dengan waktu yang wajar, setiap orang Amerika akan mendapatkan vaksin pada 2021,".

Saat ini ada 4,5 juta warga AS yang terinfeksi Covid-19 di mana 150.000 lebih meninggal. Dalam beberapa minggu ini terjadi peningkatan kasus corona di selatan dan barat AS.

"Saya sangat optimistis kami akan mendapatkan vaksin pada akhir tahun ini dan tersedia pada 2021. Saya tidak berpikir ini sebagai mimpi Saya percaya vaksin Covid-19 akan segera menjadi kenyataan," ujar Anthony Fauci yang juga kepala National Institute of Ellergy and Infectious Disease,***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kesehatan, Internasional

wwwwww