Home  /  Berita  /  Solok Selatan

Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang

Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Foto udara kawasan seribu rumah gadang di Muaro Labuah, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Sabtu (23/3/2019). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/pd.
Sabtu, 04 Juli 2020 19:37 WIB
PADANG ARO - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solok Selatan, Sumatera Barat, Harry Trisna meminta percepatan pelaksanaan revitalisasi rumah gadang di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, yang per 27 Juni 2020, progresnya baru 11,2 persen.

"Pihak rekanan PT Wisana Matrakarya sebagai pemenang tender diminta membuat rencana kerja dan target percepatan pelaksanaan pekerjaan karena waktu yang tersedia kurang enam bulan," katanya di Padang Aro, Sumbar, Sabtu (4/6/2020).

Selain itu, imbuhnya, konsultan manajemen konstruksi diminta melakukan evaluasi terhadap pencapaian progres per minggu.

"Rekanan diharapkan juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk pelaporan dalam bentuk rapat bulanan bersama yang terjadwal," ujarnya.

Pemerintah Daerah siap membantu segala sesuatu hal untuk keberhasilan revitalisasi rumah gadang dengan anggaran Rp84,2 miliar tersebut.

Ia berharap ke depan tidak ada lagi hambatan dalam pelaksanaan revitalisasi Saribu Rumah Gadang ini.

Terkait permasalahan aset pemda medan nan bapaneh yang berada di lahan yang akan dibangun ruang terbuka hijau (RTH) dan panggung, pemda sudah mengeluarkan surat penghapusan aset, sehingga aset tersebut sudah bisa dihancurkan.

Untuk memperkuat itu, Dinas Pariwisata juga sudah melakukan koordinasi dengan kejaksaan dan penghapusan aset itu diperbolehkan selama bangunan penggantinya lebih besar dan manfaatnya juga lebih besar.

"Intinya penghapusan aset ini sudah selesai, tinggal koordinasi pihak rekanan dengan dinas pariwisata untuk menghancurkannya." ujarnya.

Sebelumnya Kepala Seksi Pelaksanaan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat Gatot Joko Sungkowo mengharapkan dukungan pemerintah daerah dan solusi terkait persoalan revitalisasi ini.

Ia meminta permasalahan di lapangan dapat diselesaikan hingga pertengahan Juli ini, apabila tidak dapat diselesaikan, pihaknya akan menarik anggaran.

"Saya minta ada berita acara yang mengikat sehingga kita semua punya komitmen untuk menyelesaikan masalah ini," ujarnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Solok Selatan, Sumatera Barat, Pemerintahan
wwwwww