Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: "Saya bisa Menghilang Kapan Saja"
GoNews Group
22 jam yang lalu
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: Saya bisa Menghilang Kapan Saja
2
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
Nasional
21 jam yang lalu
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
3
Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi
GoNews Group
22 jam yang lalu
Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi
4
Kisah Mualaf Wilfred Hoffman, Publikasikan Buku Menggegerkan Saat Jadi Dubes Jerman di Maroko
Feature
22 jam yang lalu
Kisah Mualaf Wilfred Hoffman, Publikasikan Buku Menggegerkan Saat Jadi Dubes Jerman di Maroko
5
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
GoNews Group
23 jam yang lalu
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
6
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
GoNews Group
13 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
Loading...
Home  /   Berita  /   Nasional

NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS

NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
Bendera NasDem. (Gambar: Ist./Tagar.id)
Kamis, 02 Juli 2020 04:45 WIB
JAKARTA - Fraksi NasDem DPR RI, menyatakan komitmennya untuk tetap memperjuangkan agar RUU PKS dapat diundangkan. Sikap ini berseberangan dengan sikap Komisi VIII sebelumnya.

Menurut Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) NasDem di Baleg DPR, Taufik Basari, dukungan terhadap RUU ini adalah sebagai wujud dukungan terhadap para korban kekerasan seksual.

“Kejahatan ini harus dihentikan, korban kekerasan seksual mesti mendapat perlindungan dan masyarakat mesti disadarkan pentingnya bersama-sama mencegah kekerasan seksual terjadi di sekitar kita” kata Tobas, sapaan akrab Taufik Basari, Kamis (2/7/2020).

Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi antar Badan Legislasi (Baleg) dengan Komisi-Komisi di DPR terkait evaluasi terhadap pelaksanaan Prolegnas 2020, Selasa (30/6/2020) lalu, Komisi VIII DPR RI menyatakan mengeluarkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) dari Prolegnas 2020.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang yang sempat dikonfirmasi usai rapat, membenarkan hal tersebut. Alasannya, waktu yang tersisa di masa sidang berjalan dianggap tak cukup untuk melanjutkan pembahasan RUU PKS. Rencananya RUU ini akan dimasukkan ke Prolegnas 2021.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Hukum, Politik, Nasional

Loading...
www www