Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
12 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
13 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
3
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Peristiwa
13 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
4
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
10 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
5
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
10 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
6
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
10 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Rizki Sadiq: Pancasila Sudah Final, Tak Bisa Diganggu Gugat

Rizki Sadiq: Pancasila Sudah Final, Tak Bisa Diganggu Gugat
Minggu, 28 Juni 2020 19:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BLITAR - Anggota MPR RI dari daerah pemilihan JawaTimur VI, Rizki Sadig, dengan tegas mengatakan, Pancasila tidak bisa diubah dan kedudukannya sebagai Ideologi bangsa sudah final.

Demikian diungkapkan Anggota DPR dari Fraksi PAN ini, saat menyampaikan pesan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, di Rumah Makan, Sananwetan, Blitar, Jawa Timur beberapa hari yang lalu.

Untuk itu, Riski Sadig mengajak semua elemen bangsa termasuk masyarakat supaya menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republika Indonesia. "Mari kita semua bersama - sama memelihara prinsip Bhinneka Tunggal Ika, dengan mengamalkan UUD 1945, menjadikan Pancasila tetap sebagai falsafah kehidupan Berbangsa dan Bernegara," ujarnya.

"Pancasila sudah final dan mengikat sehingga tidak bisa diganggu gugat, Pancasila harga mati, tak wajar jika ada upaya "mengakali" Pancasila, dengan berbagai argumentasi yang mengada - ada untuk menambah atau mengurangi nilai dan jumlah sila dalam Pancasila," tegas Rizki.

Pancasila kata Dia, sudah disepakati oleh pendiri bangsa dan founding fathers saat era perjuangan kemerdekaan 1945 yang dituangkan ke dalam UUD RI 1945.

"Dan yang pasti Pancasila juga sudah diperkuat dengan amandemen UUD RI tahun 2002 lalu," tandasnya.***


Loading...
www www