Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dianggap jadi 'Kutu Loncat', Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub
Sumatera Barat
17 jam yang lalu
Dianggap jadi Kutu Loncat, Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub
2
Kisah Febi, Kena UU ITE dan Dituntut 2 Tahun Penjara Akibat Tagih Utang 'Bu Kombes' Lewat IG
Hukum
17 jam yang lalu
Kisah Febi, Kena UU ITE dan Dituntut 2 Tahun Penjara Akibat Tagih Utang Bu Kombes Lewat IG
3
Tangis Petani Simalingkar Pecah saat Cerita Anak dan Suami di Penjara, Tanahnya Diserobot PTPN II
Politik
22 jam yang lalu
Tangis Petani Simalingkar Pecah saat Cerita Anak dan Suami di Penjara, Tanahnya Diserobot PTPN II
4
Kasus Denny Siregar, Dua Santri Diperiksa Polisi
GoNews Group
17 jam yang lalu
Kasus Denny Siregar, Dua Santri Diperiksa Polisi
5
Kuasa Hukum Korban Penganiayaan di Batipuh Selatan Minta Penyidik Kepolisian Usut Tuntas Motif Pelaku
Tanah Datar
13 jam yang lalu
Kuasa Hukum Korban Penganiayaan di Batipuh Selatan Minta Penyidik Kepolisian Usut Tuntas Motif Pelaku
6
18 Lembaga Akan Dibubarkan, Refly Harun: Semoga BPIP Juga, Sebab Nggak Guna
Politik
17 jam yang lalu
18 Lembaga Akan Dibubarkan, Refly Harun: Semoga BPIP Juga, Sebab Nggak Guna
Loading...
Home  /   Berita  /   Kesehatan

Pemprov Sumbar Bantah Gubernur dan Wagub Terpapar Covid-19

Pemprov Sumbar Bantah Gubernur dan Wagub Terpapar Covid-19
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Nasrul Abit negatif COVID-19
Selasa, 09 Juni 2020 12:06 WIB
PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membantah kabar yang menyatakan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit positif terpapar COVID-19.

"Hasil tes swab Gubernur dan Wagub negatif. Tidak benar informasi yang menyebut dua pimpinan daerah positif COVID-19," kata Juru Bicara COVID-19 Sumbar, Jasman di Padang, Selasa (9/6/2020).

Ia mengakui Gubernur dan Wagub Sumbar beberapa kali melakukan tes swab, tetapi bukan karena terindikasi COVID-19. Hal ini dilakukan rutin oleh tim kesehatan untuk mengecek kesehatan pimpinan daerah yang berisiko terinfeksi.

"Dua pimpinan daerah sering memasuki zona berbahaya yang potensial menginfeksi manusia. Seperti ke ruang isolasi, mengunjungi berbagai rumah sakit, pasar-pasar, daerah perbatasan dan lain-lain. Karena itu perlu tes untuk memastikan kondisi," katanya.

Sebelumnya muncul kabar hoaks yang menyebutkan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar positif terpapar COVID-19. Hoaks itu didasarkan pada fakta bahwa dua pimpinan daerah melakukan beberapa kali tes swab. Selain itu, pengawal pribadi Wakil Gubernur dari unsur Satpol PP juga dinyatakan positif COVID-19.

Namun setelah tes swab, dipastikan dua pimpinan daerah itu negatif COVID-19 dan masih tetap beraktivitas dan menjalankan tugas seperti biasa.

Sementara itu data hasil pemeriksaan swab dari Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi, dari 1.328 spesimen yang diterima dan terperiksa dari berbagai rumah sakit di Sumbar, terkonfirmasi tambahan warga Sumbar positif terinfeksi COVID-19 sebanyak 18 orang dan semuanya dari Kota Padang.

Dengan demikian, total warga Sumbar yang telah terkonfirmasi positif COVID-19 sampai Selasa ini adalah 644 orang. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Kesehatan, Sumatera Barat

Loading...
www www