Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
22 jam yang lalu
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
Sumatera Barat
9 jam yang lalu
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
3
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
Internasional
14 jam yang lalu
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
4
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
20 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
5
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
20 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
6
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
20 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Loading...
Home  /   Berita  /   Pendidikan

Senator Dorong Komitmen Pemerintah Prioritaskan Keselamatan Anak Didik di Tengah Pandemi

Senator Dorong Komitmen Pemerintah Prioritaskan Keselamatan Anak Didik di Tengah Pandemi
Ilustrasi keriangan anak-anak sekolah dasar di ruang kelas, yang tak mudah diinternalisasi protokol kesehatan. (Foto: Ist./Media Indonesia)
Senin, 01 Juni 2020 18:42 WIB
JAKARTA - Anggota DPD RI, Intsiawati Ayus, mengapresiasi langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menyiapkan skenario belajar dari rumah hingga akhir tahun, andai Pandemi masih juga berlangsung.

"Sejak awal, kita sudah suarakan, 'Jangan buru-buru membuka sekolah!" kata Intsiwati kepada wartawan, Senin (1/6/2020)

Senator dapil Riau yang akrab disapa Iin ini menyatakan, pembukaan sekolah di saat Pandemi Covid-19 belum usai seperti saat ini, memang perlu pertimbangan matang dan kehati-hatian. Mendisiplinkan anak-anak untuk terapkan protokol kesehatan di sekolah, disebut Iin, bukan hal mudah.

Sebelumnya, Iin telah menyampaikan 2 opsi pada pemerintah terkait dimulainya tahun ajaran baru 13 Juli 2020. Pertama, mengundurkan tahun ajaran baru ke Januari 2021. Menurut Iin, mengundurkan tahun ajaran bukan hal yang tabu sebab pernah dilakukan pada tahun 1979 era Mendikbud Daoed Yusuf. Kedua, tetap diberlakukan tahun ajaran baru pada Juli 2020 namun belum diikuti pembukaan sekolah atau tetap memberlakukan Belajar Dari Rumah (BDR).

"Intinya, sebaiknya sekolah dibuka jika wabah Covid-19 benar-benar sudah bisa dikendalikan. Jangan jadikan anak-anak kita menjadi kelinci percobaan terhadap penanganan atau menghadapi wabah Covid-19. Ini poin yang utama, dan harus terus menjadi komitmen pemerintah," kata Iin.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : GoNews Group, Nasional, Pendidikan

Loading...
www www