Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
9 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
2
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
3
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
GoNews Group
13 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
4
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
Peristiwa
14 jam yang lalu
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
5
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
18 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
6
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Kesehatan
10 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Bocah Penjual Gorengan Tersungkur Di-bully 8 Pemuda, Ajudan Prabowo Geram dan Ingin Cari Pelaku

Bocah Penjual Gorengan Tersungkur Di-bully 8 Pemuda, Ajudan Prabowo Geram dan Ingin Cari Pelaku
Rizal, bocah penjual gorengan di-bully delapan pemuda berandalan. (dream.co.id)
Senin, 18 Mei 2020 15:06 WIB
JAKARTA - Sebuah video yang membuat geram warganet beredar di media sosial. Dalam video itu terlihat seorang bocah lelaki penjual jalangkote (gorengan) dihadang dan didorong delapan pemuda berandalan, sehingga tersungkur bersama sepedanya. Gorengan yang dibawanya pun berserakan.

Tak berhenti sampai di situ. Salah seorang pemuda juga memukul bocah berbadan gempal tersebut.

Dikutip dari Merdeka.com, ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, juga geram melihat tindakan para pemuda tersebut. Ia lantas menuliskan komentar di unggahan @ndorobeii.

''Ndoro ini lokasi dimana? Biar saya yg samperin. Saya panas liat nya. Detail please,'' tulis @rizky_irmansyah.

Rizky Irmansyah juga bertanya kontak keluarga korban. Komentar Rizky tersebut mendapat 159 respons dari pengguna Instagram.

''Tlg info saya kontak yg bisa di hubungi atau keluarga korban. Terima kasih,'' tulis @rizky_irmanysah.

Setelah mendapat jawaban, tim Rizky segera meluncur ke lokasi. Tak lupa, Rizky mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang memberikan informasi.

''Terima kasih, saya sdh dapat lokasi korban dan pelaku. Tim saya sedang meluncur,'' tulis @rizky_irmansyah

Terjadi di Pangkajene

Aksi tak beradab sekelompok pemuda terhadap bocah berusia 12 tahun itu ternyata terjadi di Bonto-Bonto, Kecamatan Mar'ang, Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan. Video tersebut viral di Facebok hingga Instagram.

Seperti yang diunggah oleh akun @ndorobeii pada Ahad (17/5). Di Facebook, video serupa diunggah oleh akun CTV. Nama bocah tersebut sampai sekarang masih menempati posisi pertama trending topik di Twitter. Seperti dalam unggahan akun Facebook ToBija BARRU pada Ahad (17/5/2020).

''Korban bully terhadap Penjual Jalangkote Di Bonto-Bonto. Lokasi sudut lapangan Bonto-bonto. Kab.PANGKEP. Sekarang aku bersama Ayah si korban bully karena tiap malam ketemu di Mandalle,'' tulis ToBija BARRU.

Video tersebut menampilkan seorang bocah berbadan gempal yang sedang menjajakan dagangannya. Diketahui bocah tersebut bernama Rizal dan masih berusia 12 tahun.

Sehari-hari Rizal memang merupakan seorang penjual jalangkote atau gorengan. Ia berjualan dengan sepeda miliknya sambil berkeliling kampung.

Dalam video tersebut terlihat seorang pemuda bersembunyi di balik semak-semak. Ketika Rizal sedang melintas, sekumpulan pemuda tersebut menakut-nakutinya hingga tersungkur.

Dagangan Rizal dan sepedanya pun ikut jatuh serta berserakan di semak-semak. Rizal pun tersungkur dan ditertawakan oleh pemuda-pemuda tersebut.

Pada awalnya seorang pemuda memakai kaus abu-abu dengan celana jins biru meledek Rizal hingga mendorongnya. Ia bersama sepedanya yang tergeletak didekatnya hanya diam saat diledek.

Tak kuasa mendengar ejekan, Rizal lantas melawan dengan menekuk plat motor yang dikendarai pemuda-pemuda tersebut.

Tak terima dengan perlawanan Rizal, pemuda berkaos abu-abu tersebut spontan memukuli Rizal. Beredar pula foto yang menyebutkan bahwa pelaku juga membanting tubuh Rizal hingga babak belur.

Tak bisa berkutik, Rizal hanya bisa melindungi dirinya dari pukulan pemuda-pemuda tersebut.

Delapan Pelaku Ditangkap

Setelah mendapat informasi, aparat kepolisian langsung turun tangan menangani kasus perundungan yang dialami Rizal si penjual jalangkote. Kepala Polsek Ma'rang, Iptu Sofyanto mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan terkait kasus Rizal. Hasilnya, delapan pemuda yang tergabung dalam satu geng itu berhasil ditangkap.

''Telah diamankan delapan orang pemuda yang mem-bully hingga memukul bocah penjual jalangkota yang videonya viral di media sosial,'' kata Sofyanto pada Ahad (17/5).

Sofyanto mengungkapkan, dari 8 pemuda tersebut, seorang di antaranya bernama Firdaus (26), warga Jalan Tanete, Kelurahan Bonto-Bonto, Kecamatan Ma’rang.

Dapat Bantuan Sepeda  

Setelah melihat video aksi bully terhadap Rizal, warganet berbondong-bondong memberikan simpati kepada Rizal. Sebuah komunitas bernama Komunitas IAM Centre memberikan bantuan berupa sepeda dan sembako.

Diunggah oleh akun @Pakaluru_MKS sebuah foto Rizal dengan komunitas IAM Centre yang memberi ia hadiah sepeda baru dan paket sembako.

''Alhamdulillah, malam ini teman-teman IAM Centre berkesempatan mengunjungi langsung kediaman adik kita Rizal yang jadi korban bullying dan memberikan sedikit bantuan berupa paket sembako dan sepeda baru. Semoga ini bisa bermanfaat dan menjadi penyemangat untuk keluarga.'' Tulisnya pada Senin (18/5).***

Editor : hasan b
Sumber : merdeka.com
Kategori : Hukum, Peristiwa

Loading...
www www