Home  /  Berita  /  Agam

Dua dari Sembilan Alat Pendeteksi Tsunami di Agam Rusak

Dua dari Sembilan Alat Pendeteksi Tsunami di Agam Rusak
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi Ar (Yusrizal/Antara)
Minggu, 26 April 2020 20:52 WIB
LUBUKBASUNG - Dua dari sembilan unit alat pendeteksi tsunami atau Early Warning System (EWS) Pantai Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengalami kerusakan karena tidak berbunyi saat ujicoba dilakukan pemerintah setempat pada Minggu (26/4/2020).

Kepala BPBD Agam Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Minggu mengatakan, EWS yang tidak berfungsi itu berada di Mesjid Muaro Putuih, Nagari Tiku Lima Jorong dan di Mesjid Al Hidayah Masang, Nagari Tiku Lima Jorong.

Ia mengatakan EWS itu akan diperbaiki oleh teknisi agar berfungsi untuk memberikan peringatan dini adanya tsunami. ''Kita bakal memperbaiki dalam waktu dekat,'' katanya.

Ia mengatakan saat ini ada tujuh EWS lainnya dalam kondisi baik yang berada di Mesjid Pasia Paneh, Mesjid Ujuang Labuang, SMAN 1 Tanjungmutiara, Puskesmas Pembantu Gasan Kaciak, Mesjid Suhada Subang-Subang, Mesjid Taqwa Labuhan dan EWS milik BMKG di Kantor Camat Tanjungmutiara.

EWS itu, tambahnya sebagai alat untuk mendeteksi berbagai gejala alam yang kemungkinan dapat menyebabkan tsunami. Selain itu memberikan peringatan dini kepada masyarakat sehingga jumlah korban jiwa dapat diminimalkan. ''Daerah itu merupakan daerah pesisir pantai yang dihuni ribuan warga,'' katanya.

Sebelumnya, EWS di SMAN 1 Tanjungmutiara dan Puskesmas Pembantu Gasan Kaciak rusak akibat baterai di curi orang. Namun telah diganti dengan baterai baru dan lokasi baterai telah dilindungi agar tidak dicuri orang. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Peristiwa, Sumatera Barat, Agam
wwwwww