Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Otong Tewas Usai Ditangkap dan Kepalanya Dibungkus Lakban, Polisi Sebut Karena Sesak Napas
Peristiwa
6 jam yang lalu
Otong Tewas Usai Ditangkap dan Kepalanya Dibungkus Lakban, Polisi Sebut Karena Sesak Napas
2
Otong Tewas Diduga Disiksa Polisi, Jokowi dan DPR Didesak Revisi KUHAP
Hukum
7 jam yang lalu
Otong Tewas Diduga Disiksa Polisi, Jokowi dan DPR Didesak Revisi KUHAP
3
Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur 'Istri Wakapolda'
Peristiwa
6 jam yang lalu
Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur Istri Wakapolda
4
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
Hukum
10 jam yang lalu
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
5
Tito Karnavian: Air Wudhu Tidak Membunuh Virus Corona
Kesehatan
6 jam yang lalu
Tito Karnavian: Air Wudhu Tidak Membunuh Virus Corona
6
Akibat Pandemi, Ratusan Mama Muda Bakal jadi Janda Baru
Peristiwa
6 jam yang lalu
Akibat Pandemi, Ratusan Mama Muda Bakal jadi Janda Baru
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Tanpa Dibalut Cedera, Eko Ambisi Raih Emas

Tanpa Dibalut Cedera, Eko Ambisi Raih Emas
Lifter Eko Yuli Irawan
Rabu, 12 Februari 2020 17:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan bertekad menjaga kondisi fisiknya agar tetap prima sampai tampil pada Olimpiade Tokyo, Juli 2020 mendatang. Apalagi, dia ingin tetap menjadi penyumbang medali bagi Kontingen Indonesia pada penampilan keempat ajang pesta olahraga akbar empat tahunan dunia tersebut.

"Saya tidak ingin kembali mengalami cidera seperti pada persiapan tiga oilimpiade sebelumnya. Saat ini, saya dalam kondisi prima dan semua cidera yang pernah saya alami sudah sembuh. Dan, saya akan terus menjaganya hingga tampil di Olimpiade Tokyo nanti," kata Eko YUli Irawan yang ditemui di Pelatnas Angkat Besi Olimpiade Jl Kwini Jakarta Pusat, Rabu (12/2/20202). 

Pada Olimpiade Beijing, China 2008, Eko yang meraih perunggu sempat mengalami cedera hamstring. Begitu juga pada Olimpiade London 2012, Eko yang meraih perunggu juga sempat mengalami retak tulang kering kanan. Terakhir, Eko yang meraih perak pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016 sempat mengalami cedera lutut. 

"Waktu di Olimpiade London 2012, saya memang benar-benar terlalu nekat tanpa  memikirkan resiko patah tulang kering yang sudah diingatkan dokter. Alhamdulilah, saya bisa menjalankan tugas dengan mulus dan meraih perunggu," katanya, 

Eko Yuli tercatat sebagai satu-satunya lifter Indonesia yang punya prestasi cukup membanggakan di ajang Olimpiade yakni meraih medali pada tiga penamplan. Kini, pria kelahiran Metro, Lampung, Indonesia, 24 Juli 1989 ini berambisi menyumbangkan medali emas bagi Kontigen Indonesia pada penampilan keempat di Olimpiade Tokyo 2020.  

"Secara pribadi, saya ingin meraih emas pada penampilan keempat di Tokyo nanti. Mudah-,mudahan, saya bisa terus menjaga kondisi fisik dan mewujudkan keinginan itu," katanya. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www