Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Siswi SMP di Batang Anai Kritis Ditikam Begal, Pelaku Ditembak Polisi
Peristiwa
14 jam yang lalu
Siswi SMP di Batang Anai Kritis Ditikam Begal, Pelaku Ditembak Polisi
2
Usung 'Sumangaik Baru', Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
Politik
1 jam yang lalu
Usung Sumangaik Baru, Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
3
Dicekoki Miras oleh Pelacur Langganannya, PNS Kehilangan Mobil Usai Kencan
Peristiwa
14 jam yang lalu
Dicekoki Miras oleh Pelacur Langganannya, PNS Kehilangan Mobil Usai Kencan
4
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
Pasaman Barat
1 jam yang lalu
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
5
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
7 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
6
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Peristiwa
9 jam yang lalu
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Loading...
Home  /   Berita  /   Ekonomi

Ada Rencana Kenaikan Tarif Ojol, Gojek Pastikan Taati Ketetapan Pemerintah

Ada Rencana Kenaikan Tarif Ojol, Gojek Pastikan Taati Ketetapan Pemerintah
Kolase transportasi online: Kompas.com
Senin, 20 Januari 2020 14:54 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Pemerintah telah berupaya agar tarif transportasi online naik dalam waktu dekat. Pemerintah akan menggelar rapat dengan penyedia aplikasi dan mitra pengemudi.

Menanggapi hal tersebut, Senior Manager Corporate Affaris Gojek, Teuku Parvinanda menyatakan, masih terlalu dini bagi pihaknya untuk berkomentar terkait hal tersebut.

"Yang dapat kami pastikan adalah bahwa Gojek senantiasa mendukung dan taat terhadap aturan dan perundangan yang ditetapkan Pemerintah demi kesejahteraan mitra driver yang berkelanjutan dan pertumbuhan ekosistem," kata Parvinanda dalam pernyataan tertulis pada wartawan, Senin (20/1/2020).

Sebelumnya, Minggu (19/1/2020), dalam lansiran Liputan6.com terkait rencana kenaikan tarif transportasi online ini, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumardi sempat menyebut rentang waktu.

Kata Budi, "mungkin akan kita lihat dalam dua minggu ke depan, ya kalau mau adil ya sekitar satu bulan,".

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, mengatakan ada beberapa faktor dalam penghitungan tarif ojek online. Salah satu faktor yang menyebabkan kemungkinan kenaikan harga adalah adanya hitungan asuransi yaitu BPJS Kesehatan.

"Sebelumnya sudah ditinjau juga dalam aturan, dan mungkin juga kenaikan dianggap wajar, ya sudah tidak apa-apa, kita bicarakan," katanya.

Lansiran itu juga mengabarkan, perwakilan pengemudi dari Ojol Nusantara Bergerak dengan Kementerian Perhubungan RI telah bersepakat soal pembahasan tarif ojek online agar nantinya disesuaikan dengan kemampuan masing- masing kota atau provinsi, bukan bersifat zonasi.

"Alhamdulillah Dirjen Perhubungan Darat setuju untuk mengembalikan tarif ke daerah dan sesuai daerah masing-masing. Artinya Gubernur atau Walikota akan menentukan tarif ojek online masing-masing," kata Ketua Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Kalimantan Timur Fadel Balher yang menjadi salah satu perwakilan.***

Kategori : Ekonomi, GoNews Group

Loading...
www www