Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Internasional
10 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
2
Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
Agam
16 jam yang lalu
Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
3
Pukul Pantat Warga Tak Pakai Masker dengan Rotan di Pasar, 8 Polisi Diamankan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Pukul Pantat Warga Tak Pakai Masker dengan Rotan di Pasar, 8 Polisi Diamankan
4
Negara-Negara Berebut Remdesivir Obati Pasien Covid-19
GoNews Group
19 jam yang lalu
Negara-Negara Berebut Remdesivir Obati Pasien Covid-19
5
Total 25.773 Orang, Ini Rincian Kasus Covid-19 di 34 Provinsi
Kesehatan
19 jam yang lalu
Total 25.773 Orang, Ini Rincian Kasus Covid-19 di 34 Provinsi
6
Miris, Sejumlah PRT Terjebak Utang Gara-gara Dipecat via WA dan Tak Ada Pesangon saat Corona
Ekonomi
18 jam yang lalu
Miris, Sejumlah PRT Terjebak Utang Gara-gara Dipecat via WA dan Tak Ada Pesangon saat Corona
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

PKS Minta Jokowi Tak Ingkar Janji

PKS Minta Jokowi Tak Ingkar Janji
Anggota DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Bukhori Yusuf. (Istimewa)
Senin, 21 Oktober 2019 20:10 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Bukhori Yusuf berharap Presiden Jokowi penuhi targetnya menjadikan Indonesia negara maju dengan pendapatan menurut hitung-hitungan Rp320 juta per kapita per tahun atau Rp27 juta per kapita perbulan.

"Target Presiden Jokowi pada pidato nya kemarin (20/10) yakni menjadikan Indonesia keluar dari jebakan negara pendapatan kelas menengah dan menuju negara maju dengan pendapatan menurut hitung-hitungan Rp320 juta per kapita per tahun atau Rp27 juta perkapita perbulan sangat mulia,saya berharap Presiden dapat memenuhi targetnya bukan sekedar gimik belaka” ungkap Bukhori di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Selain itu, Anggota DPR daerah pemilihan Jateng 1 ini juga menyoroti aspek penegakan hukum yang menurutnya lolos dari jangkauan Presiden Jokowi padahal itu adalah hal yang fundamental.

"Aspek penegakan hukum tidak sama sekali disebutkan dalam Pidato Presiden Jokowi, padahal aspek penegakan hukum saat ini sangat penting dan fundamental karena berdasarkan pemantauan dan proyeksi masyarakat sipil," terangnya.

Lanjut dia, penegakan hukum saat ini telah dijadikan alat kriminalisasi, alat diskriminasi, alat untuk melanggar HAM dan merusak demokrasi.

Untuk itu, dirinya berharap Presiden Jokowi dapat memperbaikinya dan menciptakan penegakan hukum yang berpihak pada keadilan bukan tebang pilih dan tidak tumpul keatas namun tajam kebawah.

Lebih lanjut, Bukhori berharap di masa 100 hari kerjanya pada periode kedua ini Presiden Jokowi dapat menciptakan kehidupan yang harmoni ditengah masyarakat.

"Ditengah kegalauan aspek penegak hukum, sebaiknya Presiden dapat menciptakan kehidupan yang harmoni sebagai representasi Presiden rakyat Indonesia," demikian Bukhori.***


Loading...
www www