Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
22 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
2
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
4 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
3
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
4
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
4 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
GoNews Group
22 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Politik
7 jam yang lalu
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

PKS Jadi yang Pertama Dikunjungi NasDem Usai Kabinet Diumumkan

PKS Jadi yang Pertama Dikunjungi NasDem Usai Kabinet Diumumkan
Sabtu, 19 Oktober 2019 13:56 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dikabarkan akan menemui petinggi PKS usai Jokowi dilantik jadi presiden dan Kabinet baru telah diumumkan. mengumumkan kabinetnya.

"Insyaallah setelah Pak Jokowi dilantik dan kabinet diumumkan, kami pertama akan kunjungi PKS dan dipimpin oleh ketua umum. Bahkan sudah ditentukan harinya," ujar politikus Partai Nasdem, Sugeng Suprawoto di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).

Sebelumnya, pertemuan Surya dengan Presiden PKS Shohibul Iman sempat terkendala karena, Sohibul tengah menjalani ibadah umroh kala itu. Jadwal pertemuan yang direncanakan pasca pengumuman kabinet pun, dimaksudkan untuk menghindari asosiali liar soal koalisi.

"Kalau pertemuannya sebelum kabinet diumumkan seolah-olah dalam rangka koalisi, tidak koalisi, lebih baik diadakan setelah Pak Jokowi dlantik dan kabinet diumukan, sehingga kita sudah lepas dari persoalan yang sifatnya konspiratif," kata Sugeng.

Sugeng belum bisa memastikan tanggal pertemuan elit Parpol yang sebetulnya berseberangan kala Pilpres 2019 itu.

"Sedang dicari harinya, secepat mungkin," ucap politikus Nasdem itu.***

Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www