Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
12 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
2
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
3
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Kesehatan
5 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
4
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
GoNews Group
6 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
5
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
11 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
6
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
GoNews Group
8 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Kabut Asap Semakin Pekat, Gubernur Riau Instruksikan Sekolah Diliburkan

Kabut Asap Semakin Pekat, Gubernur Riau Instruksikan Sekolah Diliburkan
Gubernur Riau, Syamsuar dan Wagubri, Edi Natar Nasution. (Tengah)
Senin, 09 September 2019 09:55 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Gubernur Riau, Syamsuar memberikan instruksi kepada Dinas Pendidikan (Disdik) yang ada di daerah, khususnya bagi yang berada di wilayah terdampak kabut asap pekat seperti Kota Pekanbaru, untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah.

"Saya sudah sampaikan kepada dinas pendidikan. Kalau udara sudah tidak sehat, silakan diliburkan," kata Syamsuar saat ditemui di GOR Tribuana, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Senin (9/9/2019).

Orang nomor satu di Riau ini pun menegaskan, bahwa memang tidak semua sekolah yang ada di daerah diliburkan. Sebab, kondisi kualitas udara yang ada di daerah tentu berbeda-beda.

"Barangkali tidak semua yang diliburkan karena setiap daerah berbeda, seperti ada daerah yang titik apinya satu (tidak terdampak asap, red). Namun, apa bila patut diliburkan silakan diliburkan," kata Syam.

Untuk itu, ia pun meminta Disdik dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk memantau Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang ada di wilayahnya masing-masing.

"Tadi saya bilang ke dinas pendidikan dan dinas kehutanan untuk terus memantau ISPU," kata Syam. ***


Loading...
www www