Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
Politik
23 jam yang lalu
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
2
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
Pemerintahan
23 jam yang lalu
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
3
Tagihan Listrik Melonjak, Ini Penjelasan PLN
Peristiwa
15 jam yang lalu
Tagihan Listrik Melonjak, Ini Penjelasan PLN
4
Ibu Curi Sawit di Riau Dianggap Kasus 'Ecek-ecek', DPR: Sebagai BUMN, PTPN V Memalukan
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Ibu Curi Sawit di Riau Dianggap Kasus Ecek-ecek, DPR: Sebagai BUMN, PTPN V Memalukan
5
Spanduk Ucapan Selamat kepada 'Negara Federal China Baru' Berkibar di Langit AS
GoNews Group
20 jam yang lalu
Spanduk Ucapan Selamat kepada Negara Federal China Baru Berkibar di Langit AS
6
Tapera Diresmikan, Syarief Hasan: Jangan Memberatkan Rakyat Lagi
Politik
21 jam yang lalu
Tapera Diresmikan, Syarief Hasan: Jangan Memberatkan Rakyat Lagi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Indonesia-Vietnam Memanas? Ini Sikap Menteri KKP dan DPR RI

Indonesia-Vietnam Memanas? Ini Sikap Menteri KKP dan DPR RI
Rabu, 01 Mei 2019 00:02 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Hubungan antara Indonesia dan Vietnam disebut memanas setelah kapal berbendera Vietnam menabrakkan diri ke KRI Tjiptadi-381. Penangkapan kapal Vietnam BD 979 yang sedang melakukan penangkapan ikan secara ilegal oleh TNI AL, diduga menjadi pemicu.

Menyikapi situasi itu, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti menegaskan, kapal ikan Vietnam yang ditangkap armada Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) di Laut Natuna Utara pada Sabtu (26/4/2019) lalu, telah melanggar wilayah laut Indonesia.

"Itu wilayah (laut) kita tapi mereka masih dispute, menganggap itu landas kontinen. Kalau landas kontinen, permukaan lautnya adalah wilayah kita," kata Susi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (30/04/2019).

"Kalau memang belum ada kesepakatan, harusnya tidak ada kegiatan (penangkapan ikan oleh Vietnam) di situ," tegasnya.

Di tempat terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Soesatyo mengungkapkan, Senayan mendorong KKP RI untuk segera mengeluarkan nota dinas kepada Kementerian Luar Negeri Vietnam melalui Kedutaan Negara Vietnam di Jakarta.

Menteri Susi, kata Bambang, juga tepat untuk segera "melayangkan surat protes melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di Vietnam,".

Untuk meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan pencurian ikan dengan patroli air dan udara, KKP RI juga diminta untuk menguatkan koordinasi dengan TNI AL, TNI AU dan Polair.

Terhadal kapal KIA Vietnam BD 979 yang sudah ditangkap, menurut Bamsoet, KKP RI mesti berani, "memproses hukumm sesuai dengan hukum positif yang berlaku,".***

Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www