Ini Penjelasan Panitia Tabligh Akbar UAS Bukittinggi Terkait dengan Simpang Siurnya Informasi yang Beredar di Media Sosial

Ini Penjelasan Panitia Tabligh Akbar UAS Bukittinggi Terkait dengan Simpang Siurnya Informasi yang Beredar di Media Sosial
Panitia Tabligh Akbar UAS menggelar konfrensi pers terkait pelaksanaan kegiatan tersebut di Aula RM Sederhana, Bukittinggi, Senin 11 Maret 2019.
Senin, 11 Maret 2019 16:14 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Panitia Pelaksana Tabligh Akbar Ustad Abdul Somad (UAS) yang menggelar agenda Tabligh Akbar pada 3 Maret 2019 lalu, menggelar Konferensi Pers, Senin 11 Maret 2019 di Aula RM Sederhana, Bukittinggi.

Dalam kegiatan itu panitia memberikan keterangan rinci terkait dengan pelaksanaan secara keseluruhan kegiatan Tabligh Akbar yang telah dilaksanakan di Lapangan Bukit Ambacang, Bukittinggi pekan lalu.

Ketua Panitia Pelaksana Tabligh Akbar, Jhony Hendra Romas mengatakan, Alhamdulilah agenda umat ini sudah terlaksana dengan sukses, karena partisipasi dan kerjasama berbagai elemen masyarakat seperti LSM, Ormas, Pemko Bukittinggi, Pemkab Agam dan seluruh relawan yang ada di daerah Bukittinggi dan Agam.

Terkait dengan simpang siurnya informasi yang beredar di media sosial yang mengatakan bahwa dan sumbangan umat yang terkumpul sebesar Rp235.634.000, dari Rp400 juta yang didapatkan akan digunakan oleh panitia untuk kepentingan dan kampanye salah satu Capres, dapat kami sebutkan itu adalah informasi yang tidak benar dan bisa dikatakan itu informasi Hoax, ungkap Jhoni Hendra.

Karena pada kenyataannya, setelah dimusyawarahkan dengan seluruh panitia pelaksana, disepakati dana itu dipergunakan untuk kepentingan bagi umat Islam, seperti untuk dana Panti Asuhan, Masjid, Mushala, Infaq, Anak Yatim dan lembaga- lembaga sosial lainnya, tambah Jhony Hendra.

Terkait desas - desus yang beredar di media sosial, dikatakan juga oleh Jhony Hendra, ada sekitar 7 akun di media sosial yang menyebarkan berita yang tidak benar itu, dan kami dari pihak panitia juga sudah menegur akun yang bersangkutan. Setelah kami tegur, beberapa akun kemudian telah meminta maaf dan menghapus postingannya di media sosial. Setelah kami beberkan ke publik, kami juga siap untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum, jika tidak digubris oleh yang bersangkutan, ujarnya.

Sementara itu, total dana untuk mualaf yang telah kami kumpulkan dalam kegiatan itu sebesar Rp13.600.000, ungkapnya. Namun dananya terpisah dengan dana umat yang telah dikumpulkan, terangnya.

Sekretaris Panitia Kegiatan, Ustad Akmal Hadi juga mengatakan agenda ini terlaksana dari umat dan dipergunakan sepenuhnya untuk umat, kita bersyukur sekali karena agenda ini juga menambah Sahabat UAS, mereka berasal dari puluhan relawan yang peduli dan menginginkan acara Tabligh Akbar ini berjalan dengan lancar, ucapnya.(**)


wwwwww