Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
23 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
21 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
Solok
19 jam yang lalu
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
4
Mulai 1 Juni, Semua Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka
Pesisir Selatan
19 jam yang lalu
Mulai 1 Juni, Semua Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka
5
Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
Agam
11 jam yang lalu
Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
6
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Internasional
5 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Penambang Emas Tradisional Tewas Tertimbun di Pasaman Barat

Penambang Emas Tradisional Tewas Tertimbun di Pasaman Barat
ilustrasi
Jum'at, 25 Januari 2019 22:22 WIB
PASBAR - Seorang warga Pasaman Barat, Sumbar dilaporkan tewas tertimbun material tanah yang longsor saat tengah menambang emas dengan alat dompeng di daerah tambang emas tradisional Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Jumat (25/1/2019).


"Korban bernama Rezki (24), warga Air Dingin Paraman Ampalu, meninggal dunia tertimbun material tanah tambang yang longsor sekitar pukul 12.30 WIB tadi," kata Koordinator Pos Basarnas Pasaman dan Pasaman Barat, Zulfahmi seperti dilansir Covesia.com.

Usai kejadian, kata dia, rekan-rekan korban bersama warga setempat langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban.

"Usai kejadian kami masih dalam persiapan ke lokasi. Karena dari posko memakan waktu tempuh sekitar 3 jam. Sekitar pukul 14.55 WIB tadi sudah berhasil dievakuasi oleh rekan-rekannya juga. Namun nyawanya sudah tak tertolong lagi," tambahnya.

Korban, kata dia, sempat dilarikan ke Puskesmas Paraman Ampalu sebelum kemudian dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.

"Saat ini mungkin sudah selesai dikebumikan. Kami juga mengimbau kepada warga untuk tetap berhati-hati dalam setiap aktifitas seperti ini. Apalagi ilegal mining dengan alat dompeng ini sangat rawan menelan korban," tutupnya.(eri/don/cvs)

Editor : arie rf
Sumber : covesia.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat, Pasaman Barat

Loading...
www www