Loading...
Home >  Berita >  Politik

Ingin Luluh Lantakkan 'Kandang Banteng', Kubu Prabowo Buka Markas di Jateng

Ingin Luluh Lantakkan Kandang Banteng, Kubu Prabowo Buka Markas di Jateng
Selasa, 11 Desember 2018 12:49 WIB

JAKARTA - Prabowo-Sandiaga berencana buka markas pemenangan di Solo, Jawa tengah. Daerah tersebut dikenal sebagai lumbung suara PDI Perjuangan atau akrab dengan sebutan kandang banteng.

Juru Kampanye Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Nizar Zahro menyebut, dengan penetrasi kuat, bisa mengubah peta di kandang banteng.

"Tidak penting Jawa Tengah distigmakan sebagai kandeng banteng. Dengan penetrasi yang kuat, diyakini stigma tersebut akan luluh lantah," kata Nizar lewat keterangan tertulis, Selasa (11/12).

Politisi Gerindra itu mengingatkan, pada Pemilu 2009, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) mampu mengalahkan suara Megawati Soekarnoputri di Jateng.

"Itu artinya, tidak ada yang tidak mungkin dalam politik. Dan sangat terbuka kemungkinan Prabowo kalahkan Jokowi di Jawa Tengah," kata dia.

"Ini adalah terobosan politik yang brilian. Kandang merah akan segera diputihkan," imbuhnya.

Nizar menyebut, rencana kepindahan markas itu guna mengintensifkan komunikasi dengan warga Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dua provinsi tersebut diakui elektabilitas Prabowo-Sandiaga masih perlu mengejar petahana.

"Terutama di Jawa Tengah, perlu penetrasi yang lebih kuat agar dukungan kepada Prabowo-Sandi bisa meningkat signifikan," kata dia.

Pihaknya bakal masuk ke kampung untuk berdialog dengan warga. Sebab selama ini akses ke mereka masih sebatas melalui media sosial.

"Agenda kampanye akan langsung masuk ke kampung-kampung yang selama ini masih terbatas akses medsos. Di kampung tersebut akan dilakukan kampanye tatap muka dan berdialog langsung dengan warga," jelas Nizar.

Rencana ini dipandang positif oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Bahkan, dia menegaskan, target pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Jateng akan ditingkatkan menjadi 80 persen.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Merdeka.com
Kategori : Politik, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

Loading...
www www