Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
16 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
12 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
16 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
6
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Agam
17 jam yang lalu
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Langkah Dubes Saudi Dianggap Benar Sesuai Ajaran Islam

Langkah Dubes Saudi Dianggap Benar Sesuai Ajaran Islam
Duta Besar Arab Saudi Syaikh Osama Al-Syuaibiy. (istimewa)
Selasa, 04 Desember 2018 14:11 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Langkah yang diambil Duta Besar Arab Saudi Syaikh Osama Al-Syuaibiy dianggap sudah tepat sesuai ajaran Islam. Hal ini diungkapkan Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin saat dikonfirmasi GoNews.co, terkait pernyataan sang dubes terhadap aksi 212, Selasa (4/12/2018).

"Dubes Saudi telah benar mendudukan persoalan sudah pada tempatnya sesuai ajaran islam," katanya.

Ia mengaku setuju karena bendera berkalimat Tauhid itu dibakat oleh oknum dari Banser tapi justru dibela. Itu dianggap sebagai langkah adu domba.

"Karna bagaimanapun bendera kalimat tauhid telah dibakar oleh oknum Banser namun justru pimpinan organisasi itu malah membelanya dan itu adalah upaya adu domba terhadap anak bangsa serta menistakan Pancasila," sesalnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam cuitannya, Osama bin Mohammed Abdullah Al-Suaibi menyebut Reuni Akbar 212 yang berlangsung Ahad, 2 Desember 2018 terjadi lantaran dipicu pembakaran bendera Tauhid oleh orang atau organisasi yang sesat.

"Massa yang berjumlah lebih dari satu juta berkumpul demi menyatakan persatuan umat Islam merupakan reaksi keras terhadap dibakarnya bendera tauhid oleh seorang atau pihak organisasi sesat, menyimpang, kurang lebih sebulan yang lalu," begitu sepenggal isi cuitan Dubes Arab Saudi lewat akun @Os_alshuibi yang diterjemahkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj di hadapan wartawan pada Senin sore.***


Loading...
www www