Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
Sumatera Barat
13 jam yang lalu
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
2
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
Internasional
18 jam yang lalu
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
3
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
Peristiwa
21 jam yang lalu
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
4
Polresta Padang Tangkap Pencuri Ban Mobil Gunakan Karung Pasir
Padang
11 jam yang lalu
Polresta Padang Tangkap Pencuri Ban Mobil Gunakan Karung Pasir
5
Bertambah 1.671, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 74.018 Orang
Kesehatan
21 jam yang lalu
Bertambah 1.671, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 74.018 Orang
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Surau Minang Segera Berdiri di Australia, Selain untuk Ibadah Juga Tempat berkumpul Masyarakat Muslim

Surau Minang Segera Berdiri di Australia, Selain untuk Ibadah Juga Tempat berkumpul Masyarakat Muslim
Ilustrasi (net)
Senin, 05 Maret 2018 17:16 WIB
PADANG - Komunitas Minang Saiyo Sydney Australia melakukan penggalangan dana untuk pembangunan Surau Minang. Sejak tahun 2017 lalu, komunitas Minang telah mencari properti yang potensial untuk membangun Surau Minang di Sydney. Sejauh ini sudah ada tiga pilihan yang potensial.

Surau Minang di Sydney juga digadang-gadang bisa bermanfaat bagi yang lain. "Surau Minang nanti diharapkan dapat menjadi tempat beribadah serta berkumpulnya masyarakat muslim Indonesia dalam melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan lainnya, dan dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitarnya," lanjut Konsulat Penerangan, Sosial, dan Budaya KJRI Sydney, Zani Murnia yang juga merupakan anggota Minang Saiyo.

Selain memperkenalkan diri sebagai staf baru di KJRI Sydney, Konsul Imigrasi juga menyampaikan beberapa informasi dan menjawab pertanyaan mengenai visa dan paspor. Walau terkendala hujan dan cuaca yang cukup dingin, tetapi sekitar 100 orang hadir memeriahkan acara tersebut sembari menikmati BBQ, game menarik, dan door prize untuk anak-anak dan juga orang dewasa.

"Selain itu komunitas Muslim Indonesia diharapkan dapat menjadi role model dalam mewarnai masyarakat multikultural di Australia," imbuhnya.

Minang Saiyo juga bertekad membangun perekonomian yang kuat bagi umat Islam di Australia, khusunya warga negara Indonesia. Komunitas Minang di Australia sudah ada sejak adanya program pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Australia dalam program pengembangan sumber daya manusia sebagai hasil dari Kolombo Plan 1950. Sejak saat itu, banyak para pemuda Minang yang bersekolah di Australia. Mereka kemudian mendapat status warga tetap oleh pemerintah Australia. Mereka membawa keluarga ke sana dan sampai saat ini sudah generasi ke tiga. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : harianhaluan.com
Kategori : Umum, Sumatera Barat, Rantau

Loading...
www www