Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
2
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
Peristiwa
10 jam yang lalu
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
3
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
4
Bidan Desa Sukarela di Sumbar Mengaku Diancam Jika tak Kembalikan BLT
Dharmasraya
20 jam yang lalu
Bidan Desa Sukarela di Sumbar Mengaku Diancam Jika tak Kembalikan BLT
5
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Kesehatan
23 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
6
Gugus Tugas Covid-19 Pasaman Barat Tracing 32 Pegawai dan Tahanan Lapas
Pasaman Barat
20 jam yang lalu
Gugus Tugas Covid-19 Pasaman Barat Tracing 32 Pegawai dan Tahanan Lapas
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Pelaku Curanmor di Padang Ini Apes Sekali, Kejar Korban Malah Berhenti di Pos Ronda, Saat Diburu Warga, Motornya Ketinggalan

Pelaku Curanmor di Padang Ini Apes Sekali, Kejar Korban Malah Berhenti di Pos Ronda, Saat Diburu Warga, Motornya Ketinggalan
Ilustrasi
Senin, 19 Februari 2018 08:29 WIB
PADANG - Ada-ada saja ulah pelaku curanmor di Kota Padang, Sumatera Barat yang satu ini. Bukannya membatalkan niatnya untuk menggasak motor korban yang berhenti di pos ronda, tapi malah mengeluarkan pisau. Akhirnya korban berteriak, dan warga pun berhamburan mengejar palaku. Karena takutnya, motor pelaku pun ketinggalan. 

Peristiwa itu terjadi Sabtu (17/2/2018) dini hari di Kota Padang. Saat itu, pelaku yang berjumlah dua orang itu, mencoba melakukan perampasan dengan senjata tajam kepada korban bernama Renzo (22).

''Kejadian hari Sabtu dinihari kemarin (17/2) pukul 02.30 WIB, saat itu saya ingin membuang sampah menuju ke tempat pembuangan sampah," terang Renzo kepada penyidik saat membuat laporan di Polresta Padang, Minggu (18/2/2018).

"Kemudian saya diikuti oleh pelaku, merasa curiga saya tetap melanjutkan laju sepeda motor milik saya, tapi pelaku tetap mengikuti," sambungnya.

Dikatakan Renzo, diperjalanan pelaku kemudian mendekati sepeda motor korban. Merasa terancam, kemudian dirinya menambah kecepatan sepeda motor miliknya dan pelaku tetap mengejar.

"Akhirnya saya berhenti di pos ronda yang saat itu sedang banyak pemuda setempat, saya berhenti pelaku juga berhenti dan kemudian pelaku yang diboncengi mengeluarkan pisau. Saya berteriak, pemuda yang berada di pos langsung mengejar pelaku," ulasnya.

Kedua pelaku yang merasa terancam kemudian melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor miliknya. Massa sempat mengejar, namun pelaku berhasil lolos dan menghilang dari buruan massa.

"Berhasil kabur, pelaku berpencar dan lari hingga massa gagal menangkapnya. Karena sepeda motornya tinggal, makanya kami tahan dan kemudian koordinasi dengan pihak kepolisian" cetusnya.

Massa yang geram karena gagal menangkap kedua pelaku, akhirnya menahan sepeda motor jenis scopy tanpa plat nomor polisi milik pelaku dan diserahkan ke ketua Rukun Warga (RW) setempat. Sehari ditahan, ketua RW dan warga kemudian berkoordinasi dengan Polresta Padang.

Minggu sore (18/2) pukul 18.00 WIB, Unit SPKT I Polresta Padang mendatangi kediaman ketua RW di lokasi kejadian. Selanjutnya, pihak kepolisian menjemput sepeda motor milik pelaku dan langsung dibawa ke Mapolresta Padang untuk disita.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Daeng Rahman membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, laporan korban telah diterima dan akan ditindak lanjuti.

"Kita akan selidiki identitas pelaku. Yang jelas sepeda motor pelaku telah kita tahan di Mapolresta Padang, kemudian dalam waktu dekat semoga pelaku dapat kita tangkap," tegasnya. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : merdeka.com
Kategori : Padang, Sumatera Barat, GoNews Group, Peristiwa

Loading...
www www