Home  /  Berita  /  Peristiwa

1 Lagi Korban Tewas Ditemukan, Berikut Kondisi Terkini Pasca Bencana Banjir dan Longsor yang Menerjang Limapuluh Kota, Sumatera Barat

1 Lagi Korban Tewas Ditemukan, Berikut Kondisi Terkini Pasca Bencana Banjir dan Longsor yang Menerjang Limapuluh Kota, Sumatera Barat
Terlihat evakuasi sebuah kendaraan dari lokasi longsoran di Limapuluh Kota (Foto: BNPB)
Rabu, 08 Maret 2017 20:20 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kondisi Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat belum pulih benar pasca dihantam bencana banjir dan longsor yang melanda daerah tersebut beberapa hari lalu. Bahkan Rabu (8/3/2017), tim darat kembali menemukan satu korban lainnya.

Regu darat yang diterjunkan ke lokasi bencana sejak beberapa hari lalu kembali menemukan satu orang korban tewas lainnya. Korban ini dievakuasi dari material longsoran, tepatnya di daerah Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Sampai hari ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sudah ada tujuh orang meninggal dunia serta dua lainnya luka berat. Penyisiran juga terus dilakukan petugas untuk memastikan apakah masih ada korban lainnya.

BNPB menyebutkan, masih ada longsoran-longsoran kecil baru di sekitar daerah longsoran awal, sehingga dinilai masih rawan, apalagi jika hujan turun. BMKG memprediksi, awan hujan besar sudah bergeser dari Kabupaten Limapuluh Kota mulai hari ini hingga seminggu ke depan.

"Awan hujan besar mulai bergeser ke wilayah timur Sumatera, tetapi hujan lokal masih akan terjadi," ungkap Kepala Pusat Data dan Informasi serta Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Rabu malam.

Dinas terkait di Provinsi Sumbar, sambungnya, masih melakukan pembersihan material longsor. Secara umum, jalan Payakumbuh-Pangkalan Koto Baru sudah bisa dilewati oleh kendaraan. "Jalan putus di KM 187 juga sudah dapat dilalui kendaraan berat," yakin dia.

Beberapa hari pasca bencana, aktivitas warga setempat juga mulai pulih, termasuk perekonomian. Warung-warung sudah kembali buka. Sementara PLN masih terus bekerja mengganti tiang listrik yang rubuh, sehingga beberapa wilayah sudah mulai normal.

"Untuk pos distribusi logistik di Kecamatan Pangkalan Koto Baru masih kita operasikan untuk mendistribusikan bantuan ke wilayah yang terdampak langsung. Yang jelas aktivitas ekonomi sudah mulai normal kembali," ucap Sutopo.

BNPB juga mengerahkan dua helikopter untuk mengirimkan bantuan logistik ke Kecamatan Kapur XI (Nagari Galugua dan Koto Lamo), lantaran akses darat masih sulit ditempuh. "3.000 selimut juga sudah disuplai ke Payakumbuh," tuturnya.

Tidak cuma itu, bantuan dari daerah lainnya juga terus mengalir, salah satunya dari Pemkab Solok Selatan yang menurunkan dua mobil tanki, satu Damkar, dua kendaraan rescue, berikut dengan 24 orang personilnya.

"Kita masih fokus mencari korban lainnya, distribusi bantuan termasuk air bersih, pelayanan kesehatan pasca bencana dan pembersihan lingkungan, terutama fasilitas publik yang belum tersentuh," tutupnya. ***


GoSumbar.com Rumah Warga dan Jalan di Solok Selatan Tertimbun Longsor
GoSumbar.com Ratusan Rumah di Aia Gadang Pasaman Sumbar Terendam Banjir
GoSumbar.com Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Limapuluh Kota Timbulkan Kerugian Hingga Rp252,9 Miliar
GoSumbar.com Waspada! Puncak Musim Hujan Hingga April, 144 Kecamatan di Sumbar Berpotensi Mengalami Gerakan Tanah
GoSumbar.com Sore Tadi, Jalan Lintas Bangkinang-Rantau Berangin Amblas Sepanjang 8 Meter, Arus Kembali Dialihkan
GoSumbar.com 14 Ribu Lebih Pelanggan PLN Tak Teraliri Listrik, Hingga Minggu Malam Akses Riau-Sumbar di Pangkalan Masih Terputus Akibat Longsor
GoSumbar.com Memilukan, Bayi Umur 2 Hari Jadi Korban Banjir di Pangkalan Limapuluh Kota, Tak Sempat Diselamatkan Hingga Tenggelam Bersama Inkubator
GoSumbar.com Jalur Sumbar-Riau Masih Dialihkan ke Kiliranjao, Petugas Fokus Bersihkan Material Longsor dan Perbaikan Jalan Amblas
GoSumbar.com Data BNPB: 8 Kecamatan dan 13 Nagari Terdampak Bencana Banjir dan Longsor di Sumbar
GoSumbar.com Tanggap Darurat Selama 7 Hari, Berikut Data Korban Tewas dan Luka Akibat Bencana Longsor Serta Banjir di Pangkalan Limapuluh Kota
GoSumbar.com 1 Korban Bencana Banjir di Pangkalan Koto Baru Ditemukan Tewas Mengapung Diantara Sampah di Aliran Sungai Batang Mahat
GoSumbar.com Banjir Mulai Surut, Daerah Pangkalan Sumbar Masih Terisolir Hingga Pagi Ini Akibat Longsor yang Menutup Jalan, Berikut Info Terbarunya
GoSumbar.com 22 Titik Longsor Disepanjang Jalur Riau-Sumbar, Evakuasi Korban Masih Dilakukan Hingga Malam Ini, Berikut Info Terbarunya
GoSumbar.com 5 Pintu Air PLTA Koto Panjang Dibuka Siang Ini, Pemukim Dibantaran Sungai Kampar Diminta Hindari Aktivitas Dekat Sungai
GoSumbar.com Banjir Tinggi Masih Rendam Daerah Pangkalan Koto Baru Hingga Siang Ini, Akses Jalan Lintas Riau-Sumbar Tak Bisa Dilewati, Berikut Situasi Terkininya
GoSumbar.com Jalur Lintas Riau-Sumbar Putus Akibat Banjir dan Longsor, Polisi Alihkan Rute ke Kiliranjao
GoSumbar.com 2 Kecamatan di Kampar Terendam Air, Akses Lintas Riau-Sumbar Putus Akibat Longsor dan Banjir di Pangkalan
GoSumbar.com Mengenang Irdinansyah Tarmizi, Bupati yang Rendah Hati dan Peduli Dunsanak di Rantau
wwwwww