Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
GoNews Group
9 jam yang lalu
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
2
Ketua Pengadilan Meninggal di Kolam, Suami Sebut Korban Alami Keram
Peristiwa
10 jam yang lalu
Ketua Pengadilan Meninggal di Kolam, Suami Sebut Korban Alami Keram
3
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Politik
16 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
4
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Politik
16 jam yang lalu
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
5
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
Politik
15 jam yang lalu
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
6
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Politik
15 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tarik Wisatawan ke Sumbar, Gubernur Irwan Prayitno 'Manggaleh' Nasi Padang di Norwegia

Tarik Wisatawan ke Sumbar, Gubernur Irwan Prayitno Manggaleh Nasi Padang di Norwegia
Ilustrasi. (antara)
Kamis, 12 Januari 2017 03:29 WIB
PADANG- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno "Manggaleh" atau berjualan nasi Padang di Norwegia. Tentu bukan berjualan layaknya di Ampera, tapi sang gubernur menjual nama dengan memperkenalkan budaya dan kuliner "Nasi Padang" untuk menarik minat warga negara tersebut berkunjung ke provinsi peraih dua penghargaan "The World Halal Tourism Award" 2016 itu.

"Kita berharap dengan mengenal budaya dan nikmatnya kuliner Sumbar, warga Norwegia tertarik datang ke Sumbar," katanya di Padang, Rabu terkait kunjungan kerja ke Norwegia selama satu minggu.

Selain memperkenalkan potensi wisata Sumbar, Irwan mengatakan pihaknya juga membawa tim ekonomi untuk menjajaki kemungkinan kerjasama dalam sejumlah bidang.

"Kita juga menawarkan sejumlah potensi investasi Sumbar ke Norwegia di antaranya bidang perikanan, pendidikan, energi terbarukan, dan pengelolaan hutan," katanya.

Menurutnya yang terpenting dari kunjungan kerja ke Norwegia itu adalah membicarakan kerjasama di bidang pengelolaan kehutanan, karena Sumbar mengharapkan dukungan dari Norwegia dalam bidang itu.

"Norwegia memiliki kebijakan untuk membantu daerah dalam pengelolaan hutan. Kita berharap mendapatkan itu dengan jemput bola," katanya.

Ia mengatakan Sumbar merencanakan membentuk 500 ribu hektar hutan hutan nagari atau hutan kemasyarakatan. Sekarang baru terealisasi sekitar 100 ribu hektar.

"Pengelolaannya tentu butuh dukungan dari semua pihak," ujarnya.

Tim dari Sumbar dipimpin Gubernur Irwan Prayitno itu dijadwalkan berangkat ke Norwegia, Rabu (11/1) dan tiba di Norwegia Jumat (13/1).

Rencana awalnya kunjungan kerja rombongan itu akan berlangsung selama 10 hari. Namun, aturan membatasi kepala daerah hanya boleh keluar negeri meninggalkan daerahnya untuk kunjungan kerja paling lama tujuh hari kerja.

"Kemungkinan Rabu depan, kita sudah kembali di Sumbar," kata Irwan.

Tim yang dibawa serta gubernur diantaranya jajaran Dinas Perikanan dan Kelautan Sumbar, Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu dan tim kebudayaan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:antara sumbar.
Kategori:GoNews Group, Sumatera Barat

wwwwww