Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
17 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
14 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
3
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
14 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
4
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
13 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
5
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
GoNews Group
10 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
6
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Kesehatan
12 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Bantuan dari Kementrian Desa Belum Turun, Pembangunan 64 Rumah di Solok Selatan Masih Terbengkalai

Bantuan dari Kementrian Desa Belum Turun, Pembangunan 64 Rumah di Solok Selatan Masih Terbengkalai
Ilustrasi
Kamis, 28 April 2016 14:50 WIB

PADANG ARO - Dana pembangunan belum turun, akibatnya, sebanyak 64 unit rumah ter­bengkalai pada Program Bedah Rumah bantuan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Solok Selatan.

“Pemerintah pusat sudah berjanji akan mengu­cur­kan sisa dananya sebanyak 60 persen bulan ini. Kami tunggu saja realisasinya karena kami juga menginginkan program itu segera tuntas,” kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Solok Selatan, Zulkarnaini di Padang Aro, Senin, dilansir dari solselkab.go.id.

Pihaknya, tambah dia juga sudah menyurati Inspektorat pusat untuk memeriksa program bedah rumah ini yang masih terbengkalai. Dia menjelaskan dana program bedah rumah tersebut pertama kali dikucurkan oleh pemerintah pusat pada Desember 2015 sebanyak 40 persen.

Setelah dilakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, ujarnya mereka berjanji akan menyalurkan 60 persen sisanya bulan ini. “Salahnya bukan pada kami, tetapi karena pemerintah pusat yang belum me­ngirim­kan sisa dananya sehingga proses penger­jaan­nya jadi terhenti,” lanjutnya.

Sementara itu salah seorang warga Tanjung Harapan, Nagari Lubuak Gadang Timur, Keca­matan Sangir yang mendapat bantuan program ini, Hen berharap pemerintah segera memberikan dana pembangunan selanjutnya supaya proses pen­ye­lesaiannya juga cepat selesai.

Saat ini, katanya rumah bantuan tersebut belum memiliki dinding dan ia untuk sementara meng­gunakan atap bekas serta kayu seadanya untuk mendindingnya. “Dulu pemerintah berjanji akan mencairkan dana selanjutnya, tetapi sudah lebih tiga bulan berjalan kelanjutannya belum ada, akibatnya rumah tersebut terbengkalai,” sebutnya diwartakan antara.

Sementara itu Kepala Jorong Lubuak Gadang Timur, Busnardi menyebutkan di daerahnya ada tiga rumah bantuan seperti ini tetapi belum satu pun yang selesai, karena dananya belum semuanya diberikan. “Kalau seperti ini kan masyarakat yang menderita, karena rumah mereka tidak memiliki dinding dan belum layak ditempati,” ujarnya. Dia berharap, pemerintah secepatnya menyikapi permasalahan ini supaya masyarakat tidak teraniaya lebih lama karena rumah yang belum layak huni. (***)

Editor : Calva
Sumber : Solselkab.go.id
Kategori : Solok Selatan, GoNews Group, Peristiwa

Loading...
www www