Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sejumlah Anggota DPRD Padang Minta Wako Mahyeldi Copot Kepala BPBD PK Kota Padang

Sejumlah Anggota DPRD Padang Minta Wako Mahyeldi Copot Kepala BPBD PK Kota Padang
Ketua Komisi I DPRD Padang, Osman Ayub
Senin, 07 Maret 2016 21:18 WIB
Penulis: Agib M Noerman

PADANG - Sejumlah anggota DPRD Padang mendesak Walikota Mahyeldi Ansyarullah mencopot Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Kota Padang, Dedi Henidal dari jabatannya. Sikap tersebut dipicu pernyataan Dedi Henidal yang menyuruh anggota dewan untuk belajar kembali tentang kebencanaan di salah satu media lokal.

Satu dari sekian anggota dewan yang meminta Dedi Henidal dicopot adalah Amril Amin. Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional ini terang-terangan tidak menerima pernyataan Dedi Henidal. Menurut "Aciak Amin" panggil akrabnya, apa yang disampaikan Dedi Henidal telah mendeskreditkan lembaga DPRD.

"Pernyataan itu merendahkan lembaga. Sebagai anggota dewan saya merasa tersinggung. Kami akan usulkan ke pimpinan agar segera memanggil yang bersangkutan sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Kota Padang untuk meminta klarifikasi secara resmi," tegas Aciak Amin di Gedung Bundar, Senin (7/3/2016) siang.

Bahkan, Aciak Amin meminta seluruh anggota DPRD Padang bersikap tegas untuk merekomendasikan ke walikota terkait pencopotan Dedi Henidal dari jabatannya.

Senada dengan Amril Amin. anggota Fraksi Gerindra Emnu Azamri menilai, pernyataan Dedi Henidal telah meremehkan lembaga DPRD Padang. Bahkan, Emnu mengatakan BPBD PK sebagai pihak yang bertanggungjawab harus memiliki manajemen di tempatnya masing-masing dengan baik sebagai pelayan masyarakat. Namun, kata kader Gerindra tersebut, pada kondisi yang sebenarnya, amburadul dan tidak seperti yang diharapkan.

Sementara itu, kendati tidak terang-terangan menyetujui usulan Amril Amin, Ketua Komisi I Osman Ayub sepakat agar Dedi Henidal dipanggil. Dijelaskan Osman Ayub pemanggilan ini selain untuk klarifikasi juga evaluasi terhadap kinerja BPBD PK Kota Padang. Sebab, Osman menilai kinerja BPBD PK belum maksimal.

"Ya akan kita panggil untuk evaluasi kinerja. Dewan akan pertanyakan dan meminta klarifikasi secara langsung kepada Kepala BPBD PK," ungkapnya. (agb) 

wwwwww